Batam

๐‘๐š๐ฉ๐š๐ญ ๐๐ž๐ฆ๐š๐ง๐ญ๐š๐ฉ๐š๐ง ๐๐ž๐ฆ๐›๐ž๐ซ๐๐š๐ฒ๐š๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฌ๐ฒ๐š๐ซ๐š๐ค๐š๐ญ ๐‘๐ž๐ฆ๐ฉ๐š๐ง๐  ๐„๐œ๐จ ๐‚๐ข๐ญ๐ฒ, ๐…๐จ๐ค๐ฎ๐ฌ ๐๐ซ๐จ๐ ๐ซ๐š๐ฆ ๐๐ž๐ซ๐ญ๐š๐ง๐ข๐š๐ง, ๐๐ž๐ซ๐ข๐ค๐š๐ง๐š๐ง, ๐๐š๐ง ๐”๐Œ๐Š๐Œ

AriraNews.com, Batam โ€“ Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, M.Pd. memimpin rapat pembahasan tindaklanjut Pasal 9C dan 9D Amendemen perjanjian kerja sama (PKS) Nomor 30 tahun 2024 terkait pemberdayaan masyarakat Rempang Eco City di Tanjung Banon, di Kantor Walikota Batam, Selasa (01/10/2024).

Jefridin menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat yang dari pendekatan kultural, akan dimulai dari sektor pertanian, perikanan, serta pengembangan UMKM. Ia menambahkan bahwa peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama agar sumber daya manusia di Kawasan Rempang, khususnya pemuda lokal bisa terserap pada sektor-sektor yg bertumbuh di Rempang.

โ€œPemberdayaan masyarakat harus berjalan sejak awal. Sektor pertanian, perikanan, dan UMKM menjadi fondasi yang kita bangun untuk mereka,โ€ ujar Jefridin.

Sejumlah OPD hadir dalam rapat pembahasan tindaklanjut Pasal 9C dan 9D Amendemen perjanjian kerja sama (PKS) Nomor 30 tahun 2024 terkait pemberdayaan masyarakat Rempang Eco City di Tanjung Banon.

Jefridin menjelaskan bahwa pemantapan tindaklanjut perjanjian kerja sama ini dimatangkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bidang pemberdayaan masyarakat. Beberapa OPD yang terlibat dalam program ini adalah Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta Bapelitbangda.

โ€œSetiap OPD memiliki perannya masing-masing dalam mendukung pengembangan Rempang dan Galang sebagai eco-city,โ€ jelasnya.

Program pemberdayaan yang direncanakan mencakup pelatihan budidaya pertanian, perikanan, serta pemberian alat tangkap bagi nelayan. Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) akan memberikan pelatihan terkait bibit dan pupuk organik, sementara Dinas Perikanan akan menyediakan 30 unit mesin perahu berkapasitas 15 PK serta alat tangkap seperti bubu kawat untuk masyarakat yang bersedia pindah ke Tanjung Banon.

โ€œBapak Wali Kota menekankan agar alat ini diberikan kepada masyarakat yang memilih untuk mengelola lahan, membudidayakan hasil pertanian, atau melaut di Tanjung Banon,โ€ jelasnya.

Dengan berbagai program pemberdayaan ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk peningkatan kesejahteraan mereka. (hms)

Redaksi

Recent Posts

Mersing Siap Ukir Sejarah, Jadi Destinasi INSTO Pertama di Malaysia pada 2026

AriraNews.com, MERSING โ€“ Mersing tidak hanya dikenal sebagai gerbang wisata bahari menuju gugusan pulau eksotis…

1 jam ago

Sebelum Menikmati Keindahan Pulau-pulau di Mersing, Wisatawan Wajib Singgah ke Galeri Taman Laut Mersing

AriraNews.com, Mersing - Sebelum menjejakkan kaki di hamparan pasir putih dan menikmati jernihnya laut di…

2 jam ago

SAR Natuna Gerak Cepat, Tanggapi Laporan Nelayan Hilang Kontak di Laut Subi

Ariranews.com, Natuna โ€“ Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna bergerak cepat menindaklanjuti laporan hilang kontak…

5 jam ago

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat merespons masukan Komisi VI DPR terkait…

6 jam ago

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Fokus Benahi Jaringan Distribusi Air dan Infrastruktur Prioritas

AriraNews.com, Batam - Kinerja keuangan Badan Pengusahaan (BP) Batam hingga 15 Juni 2026 menunjukkan tren…

7 jam ago

Forum Jurnalis Pariwisata Kepri Jelajah Mersing, Mentigi Bay Hadirkan Pesona Tepi Laut Mersing

AriraNews.com, MERSING โ€“ Forum Jurnalis Pariwisata (FJP) Kepulauan Riau (Kepri) berkesempatan mengunjungi Mentigi Bay, salah…

9 jam ago