Headline

Rivan Purwantono: Masyarakat Urus Segera Klaim Santunan Kecelakaan Sebelum Kadaluwarsa

AriraNews.com, JAKARTA – PT Jasa Raharja sebagai penjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas jalan dan kecelakaan penumpang angkutan umum, terus berkomitmen memberikan kualitas layanan dengan cepat dengan hasil manfaat yang terbaik. Jasa Raharja menetapkan parameter pelayanan terkait masa jangka waktu pelayanan atau kadaluwarsa klaim kecelakaan 6 bulan setelah kejadian.

“Jasa Raharja ingatkan dan ingin masyarakat lebih peduli terkait hak santunan yang dimiliki beserta jangka waktu pertanggungannya agar masyarakat bisa menerima manfaat dengan optimal,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (1/3/2022).

Dalam parameter pelayanan batas waktu pelayanan klaim santunan kecelakaan atau kadaluarsa, jelas Rivan, sesuai Pasal 18 PP No. 17/1965 dan No. 18/1965 tentang hak santunan menjadi gugur atau kadaluarsa bila tuntutan pembayaran ganti kerugian pertanggungan tidak diajukan dalam waktu 6 bulan sesudah terjadinya kecelakaan.

Selain itu, tuntutan tidak bisa diajukan gugatan ke Pengadilan Perdata yang berwenang dalam waktu 6 bulan sesudah tuntutan pembayaran ganti kerugian pertanggungan ditolak secara tertulis Direksi Perseroan, dan hak atas ganti kerugian pertanggungan tidak direalisasi dengan suatu penagihan kepada Perseroan atau pihak lain dalam waktu 3 bulan sesudah hak tersebut diakui, ditetapkan atau disahkan.

“Kami imbau klaim harus diajukan secepat mungkin dan diurus setelah kecelakaan lalu lintas terjadi agar korban atau ahli waris segera menerima haknya dan terhindar dari batas kadaluarsa,” jelas Rivan.

Oleh karena itu, lanjut Rivan, bagi para korban kecelakaan atau keluarganya yang belum mengetahui hak santunan Jasa Raharja, maka segera laporkan kejadian kecelakaan kepada pihak kepolisian. Selanjutnya petugas Jasa Raharja di berbagai daerah yang akan bekerja siap membantu masyarakat dalam menyelesaikan klaim santunan kecelakaan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 & 16 Tahun 2017 santunan meninggal dunia diberikan sebesar Rp50 juta, sedangkan untuk korban yang mengalami luka luka mendapat biaya perawatan melalui pihak Rumah Sakit maksimal sebesar Rp20 juta serta santunan Cacat Tetap maksimal Rp50 juta dan mafaat tambahan berupa santunan P3K maksimal Rp1 juta dan penggantian biaya Ambulance maksimal Rp500 ribu.

PT Jasa Raharja berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai perwujudan Negara hadir bagi korban kecelakaan angkutan umum dan lalu lintas jalan.(***)

Redaksi

Recent Posts

Lindungi Generasi Emas, Pemkab Natuna Soroti Ancaman Dunia Digital terhadap Anak

Natuna, Ariranews.com – Kemajuan teknologi digital membuka peluang besar bagi tumbuh kembang anak, namun di…

3 jam ago

Anggunnya PIKORI BP Batam Berkebaya, Li Claudia Ajak Lestarikan Budaya

AriraNews.com, Batam - Persatuan Istri Karyawan BP Batam (PIKORI BP Batam) menghelat perayaan Hari Kebaya…

3 jam ago

72 Kantong Darah untuk Warga Natuna, Aksi Kemanusiaan Lanud Raden Sadjad Warnai Hari Bakti TNI AU

Natuna, Ariranews.com – Sebanyak 72 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam aksi donor darah yang digelar…

4 jam ago

BP Batam Gandeng Kantor Bahasa Perkuat Kualitas Pelayanan Publik melalui Penggunaan Bahasa Indonesia

AriraNews.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menjajaki…

13 jam ago

DBG Technology Pilih Batam sebagai Basis Ekspansi Manufaktur Asia Tenggara

AriraNews.com, BATAM – DBG Technology Co., Ltd. memilih Batam sebagai basis pengembangan manufakturnya di Asia…

14 jam ago

BP Batam Siapkan Fondasi Klub Liga Indonesia, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas melalui Akademi Sepak Bola

AriraNews.com, Batam - BP Batam mulai menyiapkan fondasi untuk mewujudkan mimpi memiliki klub sepak bola…

17 jam ago