Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura, resmi membuka perayaan International Jazz Day (IJD) Batam 2026 yang digelar di Park Avenue Mall, Batam, Kamis (30/4/2026) malam.
AriraNews.com, BATAM – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Harris Pratamura, resmi membuka perayaan International Jazz Day (IJD) Batam 2026 yang digelar di Park Avenue Mall, Batam, Kamis (30/4/2026) malam.
Setiap 30 April, dunia merayakan jazz sebagai bahasa universal yang tak membutuhkan terjemahan. Tahun ini perayaan global memasuki tahun ke-15 dengan Chicago di Amerika Serikat didapuk oleh UNESCO sebagai tuan rumah dunia.
Acara pembukaan diawali pada sore hari dengan penampilan istimewa dari Tanaka Manaloe yang berkolaborasi bersama Jozsua, Ryan, dan Bobby Hutajulu.
Penampilan ini menjadi pembuka yang hangat sekaligus penanda dimulainya rangkaian perayaan jazz yang akan berlangsung hingga 3 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan pentingnya International Jazz Day sebagai agenda tahunan yang mampu mengangkat nama Batam di kancah internasional.
“Kami berharap International Jazz Day di Batam terus menjadi agenda tahunan yang konsisten. Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi ruang kolaborasi bagi musisi lokal, nasional, hingga internasional, sekaligus memperkuat Batam sebagai destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Nyanyang.
Ia juga menambahkan bahwa jazz memiliki kekuatan menyatukan berbagai latar belakang masyarakat.
“Jazz mengajarkan kita tentang improvisasi, kolaborasi, dan harmoni. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan semangat Batam sebagai kota perbatasan yang dinamis dan terbuka bagi dunia,” tambahnya.
International Jazz Day dideklarasikan UNESCO pada 2011 dan mulai dirayakan serentak sejak 2012. Kini hampir 200 negara menjadikannya bagian dari kalender budaya global sebagai sarana dialog lintas bangsa.
Batam menjadi bagian dari gerakan tersebut. Tahun 2026 menandai edisi ke-11 yang digagas oleh Batam Jazz Society (BJS) dengan tema global “Beyond Borders”.
Musisi yang tampil antara lain; Alphamama (Belanda); Nita Aartsen (Bali); Pong Nakornchai (Thailand); hingga Luke Jozsua (Batam).
Sementara, Pembina BPJS Buralimar mengatakan sejak awal 2000-an, Batam memiliki jejak panjang dalam perkembangan jazz dan pernah disejajarkan dengan panggung jazz besar sepe Jak Jazz dan Java Jazz di Jakarta.
“Ada ASEAN Jazz Festival yang pernah mendatangkan nama-nama besar, ada Batam Jazz Festival, ada pula Batam Jazz Fashion yang memadukan nada dengan gaya. Bahkan di luar panggung besar, ada tradisi bulanan bernama “Jazzelasa”, jam session yang berpindah dari satu kafe ke kafe lain, dari Nagoya ke Batam Centre, Batu Aji Sekupang san wilayah lainnya untuk menjaga komunitas tetap berdenyut,” ungkap Buralimar. (emr)
AriraNews.com, BATAM – Developer properti terbesar dan terpercaya di Kota Batam, PT Putera Karyasindo Prakarsa…
AriraNews.com, Batam - Finalis Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam 2026 melaksanakan audiensi bersama…
AriraNews.com, Batam - Dalam rangkaian momentum peringatan Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)…
AriraNews.com, Batam - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Konsolidasi Persatuan…
AriraNews.com, Batam - Nilai ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar US$3,107 miliar, atau turun…
AriraNews.com, Batam - Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) tancap gas mendorong kualitas pelayanan dan…