Ariranews.com, Batam – Salah seorang warga yang tinggal di bekas bangunan Pasar Induk Jodoh, Batam, meninggal saat proses pembongkaran pasar, Senin (26/7/2021) siang. Warga yang diketahui bernama Friska boru Ginting tersebut alami sakit.
Kasatpol PP Batam, Salim mengatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga tersebut. Sehingga kata Salim, proses pembongkaran bangunan pasar dihentikan sementara waktu.
“Untuk kelanjutan pembongkaran lihat kondisi dulu. Saat ini warga di sana kan sedang berduka, tak mungkin kita lanjutkan pembongkaran,” kata Salim.
Ditegaskan Salim, meninggalnya salah seorang warga tersebut tak ada kaitannya dengan proses pembongkaran. Bahkan petugas kesehatan yang disiapkan di lokasi sudah berusaha memberikan pertolongan, namun tak mendapatkan izin dari keluarga yang ada saat itu.
“Meninggal gak ada kaitan dengan kegiatan. Yang betangkutan memang sakit. Tim sudah menawarkan untuk dibawa ke rumah sakit. Tapi pihak keluarga tak bersedia. Padahal, ambulans sudah di lokasi,” kata Salim.
Meski demikian kata Salim, pihaknya turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga tersebut. Pemko Batam ungkapnya akan membantu proses pemakaman warga tersebut.
“Kita akan segera temui keluarga,” kata Salim.(emr)
AriraNews.com, Batam — Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026 sukses digelar dan resmi ditutup…
AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia…
AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan…
Natuna, Ariranews.com — Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…
Natuna, Ariranews.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan membangun kebersamaan…
AriraNews.com, BATAM — Layanan spa, massage, refleksi hingga kebugaran mulai dipandang bukan sekadar fasilitas pelengkap…