Para atlet Natuna cabor Tenis Meja saat latihan menghadapi jelang turnamen PORPROV Kepri 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–8 November di Tanjungpinang.
Natuna, Ariranews.com – Berbekal gelar juara umum tenis meja pada POPDA X Kepulauan Riau 2026, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Natuna membidik dua medali emas pada PORPROV Kepri 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–8 November di Tanjungpinang. Namun, persiapan atlet masih mengandalkan swadaya di tengah keterbatasan anggaran.
Ketua PTMSI Natuna, Heru Chandra, mengatakan pemusatan latihan atau training centre (TC) telah berlangsung sejak Juli 2026. Latihan digelar tiga kali sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Sabtu di GOR Air Mulung.
Saat ditemui di Jalan Pramuka, Senin (12/10/2026), Heru menyebut perkembangan atlet menunjukkan hasil positif, baik dari sisi fisik maupun mental bertanding.
“Perkembangan atlet sangat positif, baik dari perkembangan fisik maupun mental tandingnya. Dalam TC ini, kami juga mematangkan pasangan ganda putra dan putri serta sejumlah strategi yang akan diterapkan saat pertandingan,” ujar Heru.
Pada PORPROV Kepri 2026, cabang olahraga tenis meja menyediakan tujuh medali emas yang diperebutkan para peserta dari kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau. PTMSI Natuna menargetkan dua emas dari seluruh nomor tersebut.
“Kami berharap tenis meja Natuna bisa mengulangi kesuksesan pada POPDA bulan Juli lalu di Karimun. Untuk PORPROV nanti, mudah-mudahan Natuna bisa memperebutkan dua emas dari tujuh emas yang tersedia,” katanya.
Persiapan Atlet Andalkan Swadaya
Heru mengungkapkan, persoalan pendanaan masih menjadi tantangan dalam mempersiapkan atlet menuju PORPROV. Pihaknya belum menghitung secara terperinci total kebutuhan anggaran maupun biaya yang telah dikeluarkan selama proses persiapan.
“Sampai saat ini, kami tidak pernah menghitung berapa anggaran yang diperlukan atau berapa anggaran yang sudah dikeluarkan. Semuanya kami lakukan secara swadaya demi Natuna yang kita cintai ini, dengan mandiri dan ikhlas untuk membawa nama Natuna di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Menurut Heru, keterbatasan dana turut memengaruhi pemenuhan kebutuhan latihan, peralatan, transportasi, dan akomodasi selama mengikuti pertandingan. Meski demikian, PTMSI tetap berupaya memaksimalkan persiapan agar atlet dapat tampil optimal.
Dorong Pembinaan dari Sekolah
Selain pendanaan, Heru berharap pemerintah daerah memperkuat pembinaan tenis meja melalui kebijakan yang mendorong partisipasi masyarakat dan pelajar.
Dukungan tersebut, kata dia, tidak hanya berupa bantuan dana langsung, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi tenis meja dalam rangka HUT Kabupaten Natuna serta pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tingkat SD dan SMP.
Menurutnya, kompetisi dan kegiatan olahraga di sekolah dapat memperluas minat pelajar sekaligus membuka peluang lahirnya atlet potensial untuk dibina secara berkelanjutan.
Dengan persiapan yang terus berjalan, PTMSI Natuna berharap mampu bersaing di PORPROV Kepri 2026 dan merealisasikan target dua medali emas.
(Dod)
Natuna, Ariranews.com – Deretan papan bunga ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Natuna…
NATUNA, AriraNews.com — Pemerintah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah pada 2026 untuk pembangunan jalan, jembatan,…
AriraNews.com, Batam - Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan dukungan terhadap program penataan…
Natuna, Ariranews.com — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat KPI-HPI Cabang Natuna mendorong kader memiliki integritas…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Direktorat Badan Usaha SPAM dan Pengolahan…
AriraNews.com, Batam - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution terus memperkuat perannya…