Batam

Tahun 2025 Dinsos Batam Tangani 99 ODGJ

AriraNews.com, BATAM – Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Batam terus meningkatkan penanganan terhadap orang terlantar dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di tahun ini. Tercatat sebanyak 16 orang terlantar telah ditangani sejak Januari.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Batam, Zulkifli Aman, menjelaskan bahwa penanganan ODGJ membutuhkan proses yang tidak singkat. Dalam satu kasus, penanganan bisa memakan waktu antara satu hingga dua bulan.

“Karena harus melalui proses rumah sakit terlebih dahulu, kemudian tracking identitas, hingga pengobatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasien ODGJ akan diberikan pengobatan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan medis. Obat yang diberikan menjadi salah satu indikator dalam proses pemulihan kondisi mereka.

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan

Pada tahun sebelumnya, Dinas Sosial telah memulangkan sebanyak 66 orang terlantar serta menangani 99 ODGJ.

Baru-baru ini, petugas juga mengevakuasi seorang ODGJ yang dilaporkan masyarakat karena berteriak-teriak di kawasan Jodoh. Setelah menerima pengaduan, tim langsung turun ke lokasi dan mengamankan yang bersangkutan.

“Itu yang kemarin teriak-teriak di DC Mall, kita dapat laporan dan langsung kita ambil. Tadi pagi sudah dicek, kemungkinan sore ini kita antar ke RSUD,” jelasnya.

Zulkifli mengakui bahwa penanganan ODGJ bukan hal mudah. Petugas hanya bisa mengarahkan dan mengawasi, terutama jika kondisi mereka sudah mengganggu lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang meresahkan, biasanya ada laporan dari masyarakat. Misalnya ada orang yang ngeracau, itu langsung kita tindak lanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di shelter, saat ini terdapat tiga ODGJ yang sedang dirawat. Dua orang ditempatkan di ruang isolasi khusus ODGJ, sementara satu orang lainnya berada di ruang eks ODGJ.

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat

Ruang eks ODGJ telah dilengkapi dengan fasilitas memadai, seperti tempat tidur, kipas angin, serta toilet di dalam kamar, dan berada di dalam gedung. Sedangkan ruang isolasi ODGJ terletak di samping gedung.

Dinas Sosial memastikan akan terus merespons cepat setiap laporan masyarakat serta meningkatkan fasilitas penanganan guna memberikan perlindungan dan perawatan yang layak bagi ODGJ maupun orang terlantar. (emr)

Redaksi

Recent Posts

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

AriraNews.com, ANAMBAS - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan…

5 jam ago

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

Natuna, Ariranews.com — Semangat nasionalisme di wilayah perbatasan kembali mendapat apresiasi. Kantor Pencarian dan Pertolongan…

9 jam ago

Merah Putih Berkibar di Tebing Terjal Anambas, SAR dan BPBD Maknai Kemerdekaan Lewat Pengabdian

Kepulauan Anambas, Ariranews.com — Bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah tebing terjal pesisir Kabupaten…

10 jam ago

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan

AriraNews.com, BATAM — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Kemerdekaan Republik Indonesia, Beverly Hotel Batam…

10 jam ago

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat

AriraNews.com, Batam - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi atas perjalanan Batam…

11 jam ago

Cabang Keempat CassMira Salon & Spa Resmi Beroperasi, Ardiwinata Optimistis Wisata Wellness Batam Makin Berkembang

AriraNews.com, BATAM — Batam dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu motor utama pengembangan…

12 jam ago