Headline

Sutrisno Operator Beko Amphibi Dinas Bina Marga Batam, Pernah Jumpa Harimau dan Ular Besar

Ariranews.com, Batam: Hari-hari belakangan ini menjadi hari yang melelahkan bagi Sutrisno (37) operator beko amphibi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.

Pasalnya, sejak banjir melanda beberapa titik di Kota Batam, dia berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya memperbaiki saluran air agar air kembali mengalir dengan lancar.

“Sejak tahun baru tak ada berhenti. Sudah empat titik yang saya kerjakan, mulai dari Simpang Jam, dua titik di Batuaji, dan di Nongsa ini,” ungkap Sutrisno, yang ditemui di Kantor Camat Nongsa, Kamis (15/1/2021) siang.

Sutrisno bersama Abdul, rekan kerjanya baru saja makan siang di kantin kantor Kecamatan Nongsa tersebut. Hari itu merupakan hari pertama tugasnya di wilayah Nongsa. Melakukan normalisasi parit utama yang berada tepat di samping kantor camat hingga ke arah laut Kampung Panau, yang masuk daerah Kabil.

HUT Kejaksaan ke-81, Kejari Natuna Jadikan Ziarah Pahlawan sebagai Momentum Perkuat Integritas

Sebelumnya, kantor Kecamatan Nongsa dua kali terendam banjir saat hujan deras melanda Kota Batam, yakni pada saat Tahun Baru dan pada akhir pekan lalu. Ketinggian air di jalan dan halaman kantor lebih dari satu meter. Sehingga untuk bisa masuk ke dalam gedung dari jalan raya terpaksa menggunakan perahu.

Agar kejadian yang sama tak terulang karena hujan masih turun di Batam belakangan ini maka Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam melakukan normalisasi saluran air di tempat tersebut. Sutrisno bersama Abdul ditugaskan untuk membereskannya.

“Berapa lamanya tugas disini belum tau, karena saluran airnya lumayan panjang. Parutnya juga sudah dangkal karena banyak endapan,” ungkapnya.

Pernah Berjumpa Harimau

Sutrisno sendiri baru satu tahun belakangan menjadi pegawai di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam dan berdinas khusus sebagai operator alat berat beko. Sutrisno memiliki keahlian khusus mengoperasikan beko amphibi.

Sebelum menjadi pegawai di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Sutrisno sudah melanglang buana kerja di berbagai perusahaan sebagai operator beko.

BP Batam RDP dengan Komisi VI, Pagu Anggaran 2027 Ditetapkan Rp 2,44 Triliun

“Saya bekerja sebagai operator beko sejak tahun 2003.Pernah di Jawa, Kalimantan, dan Sumatra, sudah pernah. Sudah diberbagai daerah. Di Batam ini sebelum di Bina Marga juga sebagai operator beko,” ungkapnya.

Bekerja sebagai operator beko kata Sutrisno bukanlah pekerjaan yang gampang. Tak segampang yang dilihat banyak orang, yang hanya duduk di kemudi dan menggerak-gerakkan lengan beko.

Bekerja sebagai operator beko memiliki banyak tantangan dan resiko. Tak semua medan yang dikerjakan mudah. Contohnya di lokasi yang curam. Operator beko harus memiliki perhitungan yang matang dan insting yang tinggi dalam bekerja.

Tak hanya kondisi medan, daerah kerja juga menjadi tantangan bagi operator beko. Contohnya saat bekerja di daerah pedalaman. Hal itu sudah dia rasakan saat bekerja di daerah Kalimantan.

“Pernah membuat parit atau kanal gitu di daerah Kalimantan. Kalau seperti di Batam kan cuma dalam kota aja,” ujarnya.

Pastikan Calon Prajurit Berkualitas, Lanud RSA Natuna Periksa Kesehatan 15 Casis Tamtama

Sehingga sudah banyak pengalaman yang dia rasakan, termasuk pernah bertemu dengan harimau. “Pernah ketika kami dulu bekerja di Kalimantan harimau lewat,” kata Sutrisno.

“Pernah juga dulu teman takabur waktu kerja, tiba-tiba harimau muncul di depannya, gak bisa gerak,” ungkapnya.

Namun, selama kerja di Batam kata Sutrisno dia bersyukur belum ada kejadian yang bisa mengancam jiwanya.

“Kalau ular kebeko udah sering. Dulu waktu di Batuaji pernah ular piton kebeko, panjangnya tiga meteran,” ungkapnya.

Dia sendiri berharap jangan sampai ada hal-hal yang bisa membahayakan diri dan keselamatan dirinya.

“Doa saya selalu agar dihindarkan dari bahaya ketik bekerja, jangan sampai lah,” ujarnya.(qori)

Redaksi

Recent Posts

HUT Kejaksaan ke-81, Kejari Natuna Jadikan Ziarah Pahlawan sebagai Momentum Perkuat Integritas

NATUNA, Ariranews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna menjadikan momentum Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81…

6 menit ago

BP Batam RDP dengan Komisi VI, Pagu Anggaran 2027 Ditetapkan Rp 2,44 Triliun

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan rencana kerja dan anggaran Tahun Anggaran…

1 jam ago

Pastikan Calon Prajurit Berkualitas, Lanud RSA Natuna Periksa Kesehatan 15 Casis Tamtama

Natuna, Ariranews.com – Sebanyak 15 calon siswa (casis) Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AU Gelombang…

6 jam ago

SAR Natuna Apresiasi KUPS Geopark Gunung Ranai atas Dukungan Operasi Pencarian

Natuna, Ariranews.com – Upaya mencari warga yang tersesat di kawasan Hutan Gunung Bedung, Kabupaten Natuna,…

6 jam ago

Satgas P4GN TNI AU Tes Urine Personel Lanud Hang Nadim

AriraNews.com, Batam - Satuan Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (Satgas P4GN)…

17 jam ago

Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, Amsakar dan Li Claudia Pastikan Kawal Pemulihan Air hingga Normal

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan pekerjaan perbaikan dan relokasi jaringan pipa air…

17 jam ago