Kepri

Sepanjang Februari hingga Mei 2026, 15 Ribu Ekor Lebih Hewan Ternak Masuk Kepri

AriraNews.com, Batam – Lalulintas hewan ternak di Provinsi Kepulauan Riau terus berlangsung terutama menjelang Hari Raya Iduladha yang jatuh pada Rabu (27/5). Sebelum dikirimkan, semua ternak harus dilengkapi dengan Sertifikat Kesehatan Hewan (KH-1) yang diterbitkan oleh petugas Karantina.

KH-1 menjadi bukti bahwa hewan yang dilalulintaskan dalam keadaan sehat dan tidak membawa penyakit. Terbitnya KH-1 berarti semua hewan telah melalui  serangkaian pemeriksaan fisik dan pemeriksaan kesehatan. Hal ini untuk mencegah tersebarnya Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

Sepanjang periode Februari hingga 12 Mei 2026, pemasukan hewan ternak ke wilayah Kepulauan Riau sebanyak 15.449 terdiri dari 11.555 ekor kambing dan 3.894 ekor sapi. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan hewan kurban.

“Sepanjang 13-26 Mei 2026 terdapat lalulintas hewan ternak sebanyak 697 ekor sapi dan 7.677 kambing. Karantina Kepri berkomitmen dalam menjamin kesehatan dan kelancaran hewan ternak” ungkap Hasim, Kepala Karantina Kepri dalam keterangannya.

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

Hasim menambahkan, lalulintas hewan ternak menjadi atensi khusus dikarenakan sejumlah penyakit hewan dapat juga menyerang pada manusia atau biasa disebut dengan zoonosis. Dengan semangat Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal, Karantina Kepri punya janji layanan agar semua pelayanan Karantina berjalan dengan sesuai SOP, cepat, efektif.

Dari pantauan Best Trust (Barantin Electonic System for Transaction and Utility Service Technology), pemasukan hewan ternak ke Kepri banyak masuk melalui Satpel Pelabuhan Telaga Punggur dengan 3.713 ekor sapi dan 1.8472 ekor kambing. Kemudian melalui Satpel Bandara Raja Haji Fisabilillah dengan 699 ekor sapi dan 75 ekor kambing.

“Melalui hal ini, saya mengajak para pelaku usaha, masyarakat, dan stakeholder lainnya untuk melaporkan setiap melalulintaskan media pembawa seperti hewan, ikan, tumbuhan dan produk turunannya. Hal ini untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama dan penyakit Karantina” tutup Hasim.

Sebagai informasi, Karantina Kepri melalui Satpel Pelabuhan Laut Natuna turut mengawal pengiriman sapi bantuan Presiden untuk Pulau Terluar Indonesia dengan sapi kurban berjenis limosin dengan bobot mencapi 879,46 kg. (emr)

Redaksi

Recent Posts

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

AriraNews.com, ANAMBAS - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan…

6 jam ago

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

Natuna, Ariranews.com — Semangat nasionalisme di wilayah perbatasan kembali mendapat apresiasi. Kantor Pencarian dan Pertolongan…

10 jam ago

Merah Putih Berkibar di Tebing Terjal Anambas, SAR dan BPBD Maknai Kemerdekaan Lewat Pengabdian

Kepulauan Anambas, Ariranews.com — Bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah tebing terjal pesisir Kabupaten…

11 jam ago

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan

AriraNews.com, BATAM — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Kemerdekaan Republik Indonesia, Beverly Hotel Batam…

11 jam ago

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat

AriraNews.com, Batam - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi atas perjalanan Batam…

12 jam ago

Cabang Keempat CassMira Salon & Spa Resmi Beroperasi, Ardiwinata Optimistis Wisata Wellness Batam Makin Berkembang

AriraNews.com, BATAM — Batam dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu motor utama pengembangan…

13 jam ago