Headline

Sembang Budaya Melayu, LAM Batam Akan Ciptakan Panduan Pemakaian Tanjak

AriraNews.com, Batam – Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam menggelar sembang budaya Melayu di Gedung LAM, Batamcenter, Batam, Minggu (13/11/2022) siang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus LAM Kota Batam, praktisi, pemerhati budaya, dan pengurus LAM Kecamatan yang ada di Kota Batam. Bincang adat tersebut memfokuskan pada tiga hal;
Tepuk Tepung Tawar, Tanjak dan Kain Samping. Acara sendiri dibuka langsung oleh Ketua LAM Batam, Dat’o Setia Amanah H. Nyat Kadir melalui sambungan zoom, karena sedang berada di Jakarta.

Sekretaris Umum LAM Batam, YM H. Raja Muhamad Amin mengatakan dilakukannya sembang adat tersebut selain untuk memperkaya ilmu juga untuk  kembali menyamakan persepsi terutama tentang Tanjak.

“Ada sedikit perbedaan yang berkembang hari ini berkaitan dengan Tanjak Warisan dan Tanjak Kreasi, ini yang mau kita luruskan,” ungkap Raja M Amin.

Tenun Engku Putri Membawa Cerita Melayu ke Pentas Dunia
Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam menggelar sembang budaya Melayu di Gedung LAM, Batamcenter, Batam.

Di mana lanjutnya Tanjak merupakan warisan budaya yang memiliki berbagai macam bentuk, nama dan filosofi. Tanjak juga merupakan simbol dan dapat menjadi identitas sipemakai. Sehingga ada pemikiran agar Tanjak tidak dipakai dengan sembarangan. Harus mengikuti dan adat istiadat.

Di lain pihak saat ini muncul pegiat-pegiat seni dan budaya berkreasi memodifikasi Tanjak Warisan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan adanya perbedaan persepsi di tengah-tengah masyarakat.

“Di satu sisi kita juga bersyukur saat ini Tanjak makin memasyarakat dan banyak dipakai orang. Kita sebenarnya juga bangga dengan hal tersebut. Artinya banyak masyarakat yang mencintai budaya ini,” katan Raja M Amin.

Agar tak berlarut-larut dan menjadi polemik, LAM Batam sebagai lembaga adat ingin kembali menyamakan kedua persepsi itu. Tujuannya agar budaya Melayu tetap terjaga dan terus lestari di tengah-tengah masyarakat modern ini.

“Sehingga dalam sembang adat ini kita undang pihak-pihak yang mengetahui hal ini untuk berbagi ilmu, ada dari Ahlul Tanjak Nusantara, pegiat seni dan dari pengurus LAM sendiri,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, salah satu arahan dari Ketua LAM Batam, Dat’o Nyat Kadir usai sembang budaya tentang Tanjak maka ke depan akan dibuat panduan tentang model dan penggunaan Tanjak Warisan dan Kreasi khusus untuk di Batam. Dat’o Nyat Kadir juga mengapresiasi kegiatan tersebut dan ke depan acara serupa akan digelar kembali untuk memperkaya ilmu khasanah Melayu.

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

“Dat’o Nyat Kadir mengarahkan agar dibuat model Tanjak untuk dipakai mulai dari ketua, pengurus hingga ke jenjang paling bawah, begitu juga untuk pengurus di kecamatan. Sehingga ada pembeda mana Tanjak Warisan dan mana Tanjak kreasi yang bisa dipakai masyarakat umum,” ungkapnya.

Dari kiri: Ahlul Tanjak Nusantara, Dat’o Mazwin Bin Buntat Ponok, Kabiro Hubungan Luar Negeri LAM Batam, Dat’o Samson Rambah Pasir, Seniman, Tuan Tarmizi Rumah Hitam, dan Ahlul Tanjak Nusantara, Dat’o Irwan La Ipul.

Setelah membahas Tanjak, sembang adat kemudian membahas prosesi Tepuk Tepung Tawar. Sama halnya dengan Tanjak, prosesi Tepuk Tepung Tawar diharapkan juga jangan ada masyarakat yang melakukannya dengan sembarangan, sehingga menimbulkan kegaduhan. Karena ada aturan yang telah dibuat oleh LAM dalam melakukan prosesi adat yang sakral tersebut. Begitu juga dengan pemakaian Kain Samping.

“Jika kurang paham maka bisa minta petunjuk pada LAM atau orang-orang yang mengerti tentang adat budaya Melayu,” saran Raja M Amin.

Dalam sembang budaya tersebut menghadirkan narasumber di antaranya Kabiro Hubungan Luar Negeri LAM Batam, Dat’o Samson Rambah Pasir, Kabiro Penelitian Pengkajian Penulis Adat dan Budaya LAM Batam, Dat’o H. Muhammad Zen, Ahlul Tanjak Nusantara, Dat’o Irwan La Ipul, Ahlul Tanjak Nusantara, Dat’o Mazwin Bin Buntat Ponok dan Seniman, Tuan Tarmizi Rumah Hitam.(ara)

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara
Redaksi

Recent Posts

Tenun Engku Putri Membawa Cerita Melayu ke Pentas Dunia

AriraNews.com, Tanjungpinang - Di sebuah sudut kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, lembaran-lembaran kain tenun tumbuh menjadi…

18 jam ago

“Laga Para Juara” Berlanjut di PalembangFinal Regional AXIS Nation Cup 2026 Southern Sumatra Siapkan Wakil ke Panggung Nasional

AriraNews.com, PALEMBANG – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand AXIS menggelar Final Regional…

23 jam ago

Dua Personel SAR Natuna Lolos Seleksi Nasional, Tembus Basarnas Special Group IV

Natuna, AriraNews.com — Dua personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna berhasil lolos seleksi tingkat…

2 hari ago

Amsakar Dorong Penguatan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Batam

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam mendorong penguatan kolaborasi dengan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan…

2 hari ago

Tanam Mangrove Bersama Dekranasda, Bupati Aneng Dorong Pelestarian Lingkungan

‎AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove bersama Dewan Kerajinan…

2 hari ago

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara

AriraNews.com, Johor Bahru - Aroma rempah yang kaya menjadi pembuka pengalaman bersantap di Boga Bali,…

2 hari ago