Headline

Selasa Air Bersih Arah Batuaji Mati, Warga Diimbau Tampung Air

AriraNews.com, BATAM – Sehubungan adanya pekerjaan pelebaran jalan di Simpang Balerang, Batuaji, SPAM Batam akan melakukan relokasi pipa induk di kawasan tersebut. Sehingga akan menyebabkan terganggunya suplai air bersih ke wilayah Batuaji dan Sagulung.

“Pelanggan air minum di Batam, SPAM Batam menyampaikan permohonan maaf atas rencana gangguan pelayanan suplai air bersih berupa suplai terhenti selama 6 jam,” tulis Manajemen SPAM Batam, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021) siang.

SPAM Batam akan melaksanakan 3 (tiga) pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan yaitu: Pekerjaan interkoneksi jaringan pipa DN800-DN600 depan Rusun Muka Kuning; Pemasangan PRSV DN 300 dan; Relokasi jaringan pipa induk DN600 di area Simpang Barelang.

“Pekerjaan penataan jaringan SPAM Batam di lokasi pelebaran jalan di Simpang Barelang direncanakan pada Hari Selasa, 30 November 2021 mulai pukul 21.00 s.d. 03.00 WIB,” tulis SPAM Batam.

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan

Kelurahan terdampak yaitu Sagulung Kota, Bukit Tempayan, Tanjung Uncang, Tanjung Riau, Sungai Binti, Tembesi, Sungai Langkai, Sungai Lekop. Selama gangguan berlangsung, SPAM Batam mengimbau kepada pelanggan untuk menampung air, sehingga kebutuhan air masih dapat dipenuhi dengan cadangan air yang telah diantisipasi tersebut.

Dikutip dari akun resmi media sosial kepelangganan SPAM Batam (airminumbatam), tahapan normalisasi suplai air kepada pelanggan sesuai tergambar dari peta, dengan detail penjelasan sbb:

Peta berarsir kuning meliputi daerah: Kelurahan Sagulung Kota, sebagian Kelurahan Bukit Tempayan, sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Tanjung Riau, sebagian Kelurahan Sungai Binti dan sebagian Kelurahan Tembesi. Normalisasi membutuhkan waktu antara 1 s.d 10 jam.

Peta berarsir orange meliputi daerah: sebagian Kelurahan Sungai Binti, sebagian Kelurahan Tanjung Riau, sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Sungai Langkai dan sebagian Kelurahan Sungai Lekop. Normalisasi antara 11 s.d 24 jam.

Peta berarsir merah meliputi daerah: sebagian Kelurahan Tanjung Uncang, sebagian Kelurahan Sei Binti, sebagian Kelurahan Sei Lekop dan sebagian Kelurahan Tembesi. Normalisasi lebih dari 24 jam.

Selama normalisasi berlangsung, SPAM Batam menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai 1×24 jam sejak perbaikan dengan berkoordinasi kepada RT/RW/Kelurahan setempat lalu menyampaikan melalui Layanan Call Center 24 jam SPAM Batam di nomor (0778) 6000 200.(emr)

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat
Redaksi

Recent Posts

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

AriraNews.com, ANAMBAS - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan…

4 jam ago

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

Natuna, Ariranews.com — Semangat nasionalisme di wilayah perbatasan kembali mendapat apresiasi. Kantor Pencarian dan Pertolongan…

8 jam ago

Merah Putih Berkibar di Tebing Terjal Anambas, SAR dan BPBD Maknai Kemerdekaan Lewat Pengabdian

Kepulauan Anambas, Ariranews.com — Bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah tebing terjal pesisir Kabupaten…

9 jam ago

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan

AriraNews.com, BATAM — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Kemerdekaan Republik Indonesia, Beverly Hotel Batam…

9 jam ago

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat

AriraNews.com, Batam - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi atas perjalanan Batam…

10 jam ago

Cabang Keempat CassMira Salon & Spa Resmi Beroperasi, Ardiwinata Optimistis Wisata Wellness Batam Makin Berkembang

AriraNews.com, BATAM — Batam dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu motor utama pengembangan…

11 jam ago