BP Batam

Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berkonsep Boarding School, Amsakar: Pengelolaan Jadi Tanggung Jawab Pemerintah

AriraNews.com, Batam — Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih yang akan dibangun di Rempang akan menerapkan konsep boarding school atau sekolah berasrama. Seluruh peserta didik nantinya akan tinggal di asrama dengan seluruh kebutuhan pendidikan dan penunjang belajar ditanggung oleh pemerintah.

Menurut Amsakar, konsep sekolah berasrama dipilih agar proses pembentukan karakter, penguatan akademik, hingga pengembangan minat dan bakat peserta didik dapat berlangsung secara terpadu dalam satu lingkungan pendidikan.

“Semua anak-anak kita nanti masuk ke asrama. Di sini mereka akan belajar, berolahraga, dan membangun diskusi-diskusi yang positif. Seluruh sarana dan prasarana akan kita bangun di sekolah ini,” ujarnya di sela kegiatan Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih di lokasi pembangunan sekolah, Rempang, Batam, Minggu (2/8/2026).

Ia menjelaskan, seluruh fasilitas yang dinikmati siswa akan menjadi tanggung jawab pemerintah. Setelah pembangunan yang dilakukan swasta rampung, BP Batam juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan untuk membahas dukungan terhadap pengelolaan sekolah, termasuk kemungkinan pelibatan kementerian dan lembaga terkait dalam penyediaan beasiswa maupun sistem pengelolaannya.

145 TKA di KEK Tanjung Sauh Lengkapi Dokumen Keimigrasian
Rencana rancang bangun Sekolah Terintegrasi Merah Putih yang akan dibangun di Rempang, Batam. Sekolah akan dilengkapi berbagai fasilitas modern.

Amsakar menegaskan bahwa Sekolah Terintegrasi Merah Putih tidak akan dikelola oleh pihak swasta. Pemerintah akan menjadi penanggung jawab penuh, sementara skema pengelolaannya masih akan dimatangkan melalui pembahasan internal antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

“Yang mengelola ini adalah pemerintah. Nanti kami akan memfinalkan apakah melalui BP Batam atau Pemerintah Kota Batam. Yang pasti, sekolah ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” kata Amsakar.

Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan Sekolah Terintegrasi Merah Putih akan dibangun di atas lahan seluas 18,5 hektare. Kompleks pendidikan itu akan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti lapangan sepak bola, kolam renang berstandar olimpiade, lapangan basket, rumah ibadah berupa musala dan gereja, asrama siswa, rumah dinas guru, gedung serbaguna, serta fasilitas pendidikan lainnya.

Dengan konsep tersebut, Sekolah Terintegrasi Merah Putih diharapkan menjadi pusat pendidikan terpadu yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda di kawasan Rempang dan wilayah hinterland Batam. (emr)

Redaksi

Recent Posts

145 TKA di KEK Tanjung Sauh Lengkapi Dokumen Keimigrasian

AriraNews.com, Batam – Sebanyak 145 tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di Kawasan Ekonomi Khusus…

23 menit ago

Pimpinan Kepri Sambangi Natuna, Cen Sui Lan Dorong Sinergi Perkuat Pembangunan Daerah

Natuna, Ariranews.com – Sejumlah pimpinan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambangi Kabupaten Natuna menjelang agenda kunjungan…

3 jam ago

9,2 Ton Daging Kelapa Diekspor dari Batam ke Singapura, Karantina Kepri Pastikan Memenuhi Persyaratan

AriraNews.com, Batam — Sebanyak 9,2 ton daging buah kelapa diekspor dari Batam ke Singapura pada…

3 jam ago

Ngopi Santai, Kejari Natuna dan Wartawan Bahas Pembangunan Daerah

Natuna, Ariranews.com – Suasana santai mewarnai pertemuan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna bersama insan media…

21 jam ago

Amsakar Achmad Terima Penghargaan dari AMSI Kepri, BP Batam Tegaskan Dukungan terhadap Ekosistem Media

AriraNews.com, Batam - BP Batam menegaskan dukungannya terhadap keberadaan dan peran media dalam membangun komunikasi…

23 jam ago

MPR RI Dijadwalkan Kunjungi Natuna, Bahas Isu Perbatasan dan Temui Masyarakat

Natuna, Ariranews.com – Delegasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten…

24 jam ago