Advertisement
Natuna Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Terus Digenjot, Natuna Bidik Anggaran Puluhan Miliar

Kepala Disdikbud Natuna, saat di temui oleh awak media seusai kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

AriraNews.com, Natuna — Komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diperkuat. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Natuna optimistis akan kembali meraih dana revitalisasi satuan pendidikan dengan nilai mencapai Rp30 hingga Rp40 miliar pada tahun anggaran 2026.

Optimisme ini disampaikan Kepala Disdikbud Natuna, Hendra Kusuma, usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan di Natuna Dive Resort, Senin (14/1/2026).

Menurut Hendra, program revitalisasi satuan pendidikan merupakan program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh daerah, termasuk wilayah kepulauan dan perbatasan seperti Kabupaten Natuna.

“Program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Revitalisasi tidak hanya menyentuh pembangunan ruang kelas, tetapi juga perpustakaan, UKS, hingga fasilitas sanitasi sekolah,” ujar Hendra.

Kantor SAR Natuna Bekali Komunitas Maritim, Kemampuan Pertolongan Pertama Hadapi Darurat di Laut

Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, yang membawa perubahan signifikan pada pola pendanaan sektor pendidikan.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah pusat mengganti skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pendidikan menjadi Dana Revitalisasi Satuan Pendidikan yang lebih fleksibel dan menyeluruh.

“Kalau sebelumnya DAK Fisik cenderung fokus pada infrastruktur dasar, kini Dana Revitalisasi memberi ruang lebih luas untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan berkualitas,” jelasnya.

Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Natuna telah menerima dana revitalisasi sekitar Rp10 miliar yang dialokasikan untuk 11 satuan pendidikan di berbagai wilayah. Capaian ini menjadi modal kuat bagi Natuna untuk kembali mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar pada tahun berikutnya.

“Untuk 2026 memang masih menunggu penetapan resmi dari pusat. Namun kami optimistis Natuna bisa mendapatkan alokasi sekitar Rp30 hingga Rp40 miliar,” tegas Hendra.

Ia menekankan, peningkatan anggaran tersebut sangat penting untuk mempercepat pemerataan mutu pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil dan kepulauan.

Jasa Raharja Natuna Dorong Operator Kapal Lengkapi Syarat Perlindungan Penumpang

“Melalui program revitalisasi ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi sekolah di Natuna yang kekurangan fasilitas dasar. Semua anak berhak mendapatkan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas,” pungkasnya.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan diharapkan menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di Natuna. Dengan dukungan anggaran yang memadai, pembangunan fasilitas pendidikan yang merata dan berkelanjutan diyakini mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing di masa depan. (Dod)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

02

Bawa, Kirim Hewan dan Tumbuhan Antar Wilayah Wajib Lapor Karantina

03

‎Bantuan Sembako Presiden Tiba di Anambas, Bupati Aneng Dorong Penyaluran Secara Merata

04

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak