Headline

RDP dengan Warga RW 22 Bengkong Sadai, Nuryanto Minta BP Batam Permudah Pembayaran UWTO

AriraNews.com, Batam – Masyarakat di RW 22, Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam, akhirnya bernafas lega. Kesulitan mereka dalam membayar Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) teratasi setelah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto yang dihadiri perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan BP Batam, di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam, Jum’at (17/2/2023) sore. Pihak BP Batam yang diwakili PTSP BP Batam bersedia membantu memfasilitasi warga dalam membayar UWTO tersebut.

Tak seperti biasa, RDP kali ini berjalan cukup singkat. Usai mendengarkan keluhan dari warga dan mendapatkan penjelasan dari pihak BPN, perwakilan BP Batam langsung menyatakan akan memberikan pendampingan khusus pada warga RW 22 Bengkong Sadai dalam mengurus UWTO tersebut. Jika ada kendala, akan dicarikan solusi secepatnya. Hal itu pun kemudian diapresiasi, Ketua DPRD Batam, Nuryanto atau yang biasa dikenal warga dengan panggilan Cak Nur.

“Seharusnya memang begitu, BP Batam yang jemput bola. Wargakan mau bayar, sertifikat sudah ada, kenapa harus dipersulit. Ini kan termasuk pemasukan bagi negara. Kalau dilama-lamakan negara juga yang rugi,” kata Cak Nur, usai RDP tersebut.

Perwakilan warga RW 22 Bengkong Sadai saat RDP dengan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto atau Cak Nur. RDP dihadiri BPN, BP Batam, dan Lurah Bengkong Sadai.

Dijelaskan Cak Nur, warga yang RW 22 Bengkong Sadai tersebut merupakan warga yang mendapatkan sertifikat tanah yang diberikan Presiden Joko Widodo tahun 2015 dan 2018 lalu. Ada sekitar 400-an lebih warga mendapatkannya. Karena belum membayar UWTO di dalam sertifikat diberikan stempel terutang. Nah, agar stempel tersebut hilang, BPN mewajibkan warga harus membayar UWTO terlebih dulu. Namun, dalam perjalanannya warga mengaku kesulitan dalam prosesnya karena ada lagi persyaratan yang harus dipenuhi warga, sehingga mengadu ke DPRD Kota Batam.

Kinerja Investasi Batam Terus Tumbuh, Kepercayaan Investor Menguat

“Saya tau sebenarnya tak ada masalah lagi karena ini program Presiden. Tapi aneh juga kok masyarakat kesulitan membayar UWTO-nya. Harusnya BP Batam cek lapangan, berterima kasih pada warga karena mau bayar. Kalau ada kekurangan administrasi seharusnya membantu melengkapi,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Namun, Cak Nur kemudian mengapresiasi perwakilan BP Batam yang hadir dalam RDP tersebut mengambil kebijakan akan membantu warga dalam pengurusan UWTO tersebut.

“Kita apresiasilah. Warga tadi diminta dalam mengurusnya berkelompok, ada perwakilan tiga atau lima orang agar tak bolak-balik dan warga pun menerimanya,” ungkap Cak Nur.

Sementara, Ketua RW 22 Bengkong Sadai, Samsuardi dalam RDP berterima kasih kepada Cak Nur yang cepat tanggap memfasilitasi masalah mereka.

“Kami berterima kasih telah difasilitasi dan permasalahan ini dapat selesai dan memberikan jalan ke luar,” ujarnya.

Sementara Antonius, salah seorang warga berharap proses pembayaran UWTO ini segera cepat selesai. Nantinya apabila stempel merah terutang tak ada lagi di sertifikat maka bisa digunakan sebagai jaminan agunan di bank dan uangnya bisa mereka manfaatkan untuk berbagai keperluan.

Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026

“Kalau masih ada tanda stempel terutang itu bank tak mau terima,” ungkapnya.(ara)

Redaksi

Recent Posts

Kinerja Investasi Batam Terus Tumbuh, Kepercayaan Investor Menguat

AriraNews.com, Batam - Kinerja investasi Batam menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan penghitungan…

3 jam ago

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

AriraNews.com, Batam - Aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan masyarakat terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Indonesia mencatat…

13 jam ago

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah Menguat di Tengah Gejolak Global

AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75 persen…

14 jam ago

Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui pengelolaan…

15 jam ago

Warga Kelarik Dapat Cek Jantung hingga Kandungan Gratis, Pemkab Natuna Hadirkan Dokter Spesialis

Natuna, Ariranews.com — Warga Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, mendapat kesempatan memperoleh layanan Cek…

16 jam ago

Dari Kampung Tua hingga Pajak, Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda

AriraNews.com, Batam – Seluruh fraksi di DPRD Kota Batam menyatakan sepakat melanjutkan pembahasan tiga Rancangan…

2 hari ago