Advertisement
Batam Ekonomi Headline

Prospek Industri Asuransi 2021 Diprediksi Tumbuh

Ariranews.com, Batam: Meski ekonomi global dihantam pandemi Covid-19, namun industri asuransi di Indonesia diprediksi terus tumbuh. Berbeda di negara tetangga Singapura dan Malaysia, yang justru menurun.

Hal tersebut terungkap dalam zoom meeting yang digelar Forum Diskusi Jurnalis Kepri (FDJK) bersama AXA Mandiri dengan tema Prospek Industri Asuransi Jiwa 2021, Rabu (14/4/2021) siang.

Hadir sebagai narasumber Kepala Bagian Pengawasan Produk pada Direktorat Pengawasan Asuransi dan BPJS Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kurnia Yuniakhir. Kemudian, Chief Business & Distribution AXA Mandiri, Theodores Tangke dan pengamat asuransi Dosen Universitas Riau Kepulauan, Sri Langgeng.

Dalam paparannya, Kurnia mengatakan kinerja asuransi jiwa tahun 2021 diprediksi akan membaik, seiring dengan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan data OJK, premi industri asuransi tahun lalu sebesar Rp6,6 triliun.

Premier Law Firm Hadir di Batam, Siap Berikan Pendampingan Hukum Sebelum Sengketa Terjadi

“Namun untuk klaim memang mengalami penurunan,” kata Kurnia.

Menurut dia, beberapa penyebab klaim turun karena masyarakat yang berkurang untuk berkunjung ke rumah sakit. Selain itu juga mungkin disebakan karena mobilitas masyarakat selama pandemi berkurang. “Jadi yang bersenggolan (kecelakaan) di jalan pun berkurang,” ujarnya.

Chief Bussines and Distribution AXA Mandiri Theodores Tangke mengatakan dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti ini kinerja asuransi mengalami banyak tantangan. Namun, tentunya juga tetap berupaya memanfaatkan tantangan tersebut menjadi sebuah peluang.

Munurut dia, dampak pandemi Covid-19 saat ini mendorong tingkat kesadaran masyarakat mengenai kebutuhan perlindungan meningkat. Karena itu dalam melayani masyarakat pihaknya mendorong percepatan tranformasi digital dan mendorong inovasi dan kreativitas.

“AXA Mandiri berfokus pada proteksi jiwa dan kesehatan,” kata Theodores.

Saat ini AXA Mandiri memiliki 1 juta nasabah dan didukung oleh lebih dari 2000 tenaga pemasar yang bersetifikat keagenan (lisensi).

PJS Matangkan Persiapan Rakernas III di Batam, Sejumlah Tokoh Nasional Dibidik Hadir

“Klaim dan manfaat yang kita bayarkan pada tahun 2020 sebesar Rp4,8 triliun. Mengalami penurunan jika dibandingkan sebelumnya atau tahun 2019 klaim sebesar Rp5,3 triliun,” katanya.

Sementara itu, pengamat asuransi Dosen Universitas Riau Kepulauan Sri Langgeng mengatakan industri asuransi jiwa memiliki sejumlah peluang yang menjanjikan dalam dekade mendatang.

Salah satunya karena permintaan asuransi secara global mencapai titik tertingginya sepanjang masa. Adanya pandemi Covid-19 membuat masyarakat dunia memerlukan perlindungan jiwa dan kesehatan prediksi pertumbuhan 7,8%.

“Namun juga ada tantangan di antaranya suku bunga yang rendah, pergeseran demografi dan meningkatnya harapan konsumen, terutama di kanal digital,” katanya.(emr/*)

Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang Dimulai, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Pemdes Bukit Padi dan Kecamatan Jemaja Timur Apresiasi Kehadiran Kapolres di Panen Jagung Bukit Padi

02

Polsek Jemaja Sambut Kedatangan Kapolres Anambas Sekaligus Panen Jagung

03

‎Kapolres Anambas Kunjungi Jemaja Timur, Panen Jagung Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Pangan

04

Tepuk Tepung Tawar Tandai Dimulainya Pembangunan Kampung Nelayan di Desa Mampok