Headline

Program Nasional: Pemkab Natuna Pacu Pembentukan Koperasi di Desa dan Kelurahan

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Senin, 28 April 2025, di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur.

Rapat ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 untuk memperkuat ekonomi desa dan mengatasi kemiskinan struktural.

Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, memimpin langsung rapat tersebut. Ia menegaskan bahwa pembentukan koperasi merupakan langkah konkret dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini kita mendengarkan pemaparan dari Disperindagkop Natuna tentang Inpres Nomor 9 Tahun 2025; koperasi ini akan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa dan kelurahan. Melalui koperasi, masyarakat akan mendapatkan akses permodalan, pelatihan, dan pendampingan usaha,” ujar Boy.

Bukan Sekadar Penonton, HMI Natuna Dorong Pemuda Ikut Menentukan Arah Pembangunan

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembahasan aspek regulasi, struktur organisasi, sumber daya manusia, dukungan anggaran, serta teknis lapangan dalam pembentukan koperasi tersebut. Setelah koperasi terbentuk, sosialisasi akan digencarkan ke seluruh 7 kelurahan dan 70 desa di Natuna.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkopum) Natuna, Marwan Syahputra, menjelaskan dasar hukum pembentukan koperasi, di antaranya Inpres Nomor 9 Tahun 2025, Surat Edaran Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025, serta Surat Keputusan Menteri Koperasi Nomor 9 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Merah Putih.

Menurut Marwan, dalam Inpres disebutkan tugas bupati/wali kota, antara lain, Berkoordinasi dengan gubernur terkait teknis pelaksanaan, Menugaskan perangkat daerah urusan koperasi untuk mengkoordinasikan pembentukan koperasi, Memfasilitasi musyawarah desa melalui perangkat pemberdayaan masyarakat desa, Menyediakan anggaran pembentukan koperasi, termasuk bantuan akta notaris.

Terkait metode pembentukan, terdapat tiga model yang bisa diterapkan, pendirian koperasi baru,perluasan koperasi yang sudah ada serta revitalisasi koperasi.

Marwan juga menambahkan bahwa pendanaan dapat berasal dari APBN, APBD, APBDes, maupun sumber sah lainnya, termasuk skema seperti DAU, DBH, DAK, dan dana otonomi khusus.

Selain mempercepat pembentukan koperasi, rapat ini juga membahas persiapan menyambut kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI yang dijadwalkan hadir di Natuna pada Mei 2025 untuk memantau langsung kesiapan program Koperasi Merah Putih. (dod)

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Danlanud RSA Natuna Tekankan Patriotisme dan Empati
Dodi

Recent Posts

Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

AriraNews.com, Batam - Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada…

4 jam ago

‎Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Aneng Ajak Generasi Muda Berjiwa Patriotik

AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia,…

4 jam ago

Amsakar Tekankan PSN Wiraraja di Galang Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas, Minta Segera Direalisasikan

AriraNews.com, BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan penandatanganan nota kesepahaman atau…

8 jam ago

Kado Istimewa di Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

AriraNews.com, Jakarta - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri…

13 jam ago

Bukan Sekadar Penonton, HMI Natuna Dorong Pemuda Ikut Menentukan Arah Pembangunan

NATUNA, AriraNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna mendorong pemerintah daerah melibatkan pemuda dalam…

15 jam ago

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Danlanud RSA Natuna Tekankan Patriotisme dan Empati

NATUNA, Ariranews.com – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

15 jam ago