Headline

PKB Batam Coffee Morning Bersama Konjen Singapore, Diskusi Resesi Ekonomi sampai Soal Upah

AriraNews.com, Batam – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam coffee morning bersama Konsulat Jenderal Singapura untuk Batam di kawasan Khazanah Sukajadi, Batam, Kamis (24/11/2022).

Dalam acara ngopi bareng tersebut, hadir  Ketua DPC PKB Batam Surya Makmur Nasution dan Wakil Ketua Syamsul Bahri. Sedangkan dari Konjen Singapura hadir Konsul Jenderal Republik Singapore Gavin ANG, dan Bynes Liau, Wakil Konsul Bidang Politik.

“Kita bincang santai saja, sambil ngopi bareng dengan Konsulat Jenderal Singapore,” kata SMN, panggilan akrab, Surya Makmur Nasution di Batam.

Dalam perbincangan yang berlangsung selama 1 jam 50 menit itu, SMN mengatakan, salah satu topik yang menjadi perhatian adalah soal resesi ekonomi 2023 dan dampaknya kepada Batam.

Li Claudia Turun Langsung ke Lapangan Sampai Malam, 29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani

Menurut SMN, mengutip Gavin, Batam sebagai kawasan masih menjadi tujuan investasi bagi penanam modal.

“Bagi Singapura, Batam masih menarik menjadi tujuan investasi. Batam masih  nyaman dan baik. Ini harus dijaga terus,” kata Gavin sebagaimana diungkapkan SMN.

“Bagi investor, yang penting, buruh tidak melakukan unjuk rasa. Jangan sampai mengganggu kenyamanan investasi,” ujar SMN mengutip pernyataan Gavin.

Ketika Gavin menanyakan soal resesi ekonomi, SMN mengatakan, pemerintah telah memberi instruksi kepada setiap daerah untuk dapat mengantisipasinya. Misalnya, inflasi daerah dijaga, dengan cara mengantisipasi kebutuhan bahan pokok warga agar tetap terjangkau.

“Batam harus mengantisipasi resesi ekonomk agar daya beli kuat, kebutuhan bahan pokok tersedia, dan tidak berdampak kepada pemutusan hubungan kerja (PHK),” jelas SMN.

Ketika ditanya tentang tuntutan kenakkan upah,  SMN mengatakan,  pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja telah memberi panduan agar kenaikan tidak lebih dari 10 persen.

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

“Artinya, dalam penentuap upah, harus ada win-win solution yang tidak memberatkan dunia usaha di satu pihak, dan tidak membebani kebutuhan hidup buruh yang semakin berat,” jawab SMN yang pernah menjadi Anggota DPRD Kepri periode 2009-2014 dan 2014-2019.(ara)

Redaksi

Recent Posts

Li Claudia Turun Langsung ke Lapangan Sampai Malam, 29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani

AriraNews.com, Batam - Tak kenal lelah dan waktu bahkan sampai malam, Wakil Kepala BP Batam,…

3 jam ago

Bawa Aspirasi Natuna ke Kemendagri, Mustamin Bakri Kawal Usulan Pemekaran Dua Kecamatan

Natuna, Ariranews.com — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Daerah Pemilihan Natuna–Anambas, H. Mustamin…

6 jam ago

Tiga Truk Sembako Tanpa Dokumen Karantina Digagalkan Masuk Natuna

Natuna, Ariranews.com — Tim Quick Response Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai bersama Satuan Pelayanan…

6 jam ago

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

AriraNews.com, BATAM – Dalam rangka merangsang kreativitas, keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri…

11 jam ago

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

AriraNews.com, Batam – Konektivitas udara Batam dengan Malaysia akan semakin terbuka menyusul rencana pembukaan rute…

1 hari ago

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

Natuna, Ariranews.com — Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong pembangunan Pasar JICA tidak hanya menjadi fasilitas perdagangan,…

1 hari ago