SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Ekonomi Headline

Pengembangan Pelabuhan, Dubes Denmark dan Maersk Sambangi BP Batam

AriraNews.com, BATAM – Seiring dengan pengembangan dan pembangunan yang terus digesa oleh Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) di bawah arahan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Indonesia, infrastruktur pelabuhan menjadi perhatian pemerintah untuk pengembangan guna menunjang kegiatan ekspor impor yang terus meningkat di Batam.

Dikutip dari laporan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, nilai ekspor pada tahun 2021 sebesar USD 11,8 miliar sedangkan nilai impor sebesar USD 10,8 miliar.

Menyambut rencana pengembangan pelabuhan tersebut, BP Batam menerima kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen dan perwakilan Maersk, Selasa (15/3/2022).

Maersk merupakan sebuah perusahaan pengapalan terintegrasi asal Denmark yang aktif pada pengangkutan kargo via laut dan darat, serta menyediakan layanan terkait, seperti manajemen rantai pasok dan operasi pelabuhan.

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

Keduanya diterima langsung oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta jajaran di Marketing Center BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan kunjungan Duta Besar ini dalam rangka tindak lanjut Denmark setelah bertemu Menteri Perhubungan RI tentang wacana pengembangan pelabuhan New Port International Batam, Tanjungpinggir, Sekupang.

Setelahnya, Kedutaan Besar Denmark untuk Indonesia menghubungi BP Batam untuk melihat secara langsung lokasi pengembangan New Port tersebut.

“Melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, akan dibangun pelabuhan baru di kawasan Tanjungpinggir,” ujar Purwiyanto.

Pelabuhan tersebut nantinya akan menjadi pelabuhan keluar-masuk komoditas ekspor-impor ke negara tujuan, dengan harapan Batam dapat melakukan kegiatan ekonomi secara mandiri, tanpa terlalu bergantung pada Singapura dan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen, mengatakan lokasi Batam yang strategis meningkatkan optimisme sektor industri maritim.

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

“Pasar Indonesia, khususnya Batam, di sektor kepelabuhanan sangat besar. Begitu juga dengan potensi transhipment bila dimaksimalkan dengan baik,” kata Larsen.

Terkait Batam New International Port, Larsen beserta tim akan melakukan uji studi dan kajian bisnis sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, agar dapat disampaikan kepada para investor Denmark di bidang kemaritiman.

Turut hadir dalam kegiatan, Direktur Maersk Indonesia, Erry Hardianto dan Kasubdit Tatanan dan Perencanaan Pengembangan Kementerian Perhubungan, Aries Wibowo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke kawasan Tanjungpinggir, Pelabuhan Batuampar, dan Pelabuhan CPO Kabil.(***)

Pelabuhan Selat Lampa Diusulkan Berkode Internasional, Natuna Berpeluang Jadi Pintu Ekspor-Impor

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

02

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

03

Empat Warga Diduga Tersesat di Hutan Natuna, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

04

Masuki Tahun ke-11, BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik