Headline

Pemilu Suara Didulang, Pembangunan Tak Pernah

BATAM: Suyani melakukan silaturahmi dengan warga Kampung Melcem, Sei Tering, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam pada Kamis (22/10/2020). Calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2 itu mendapatkan undangan untuk hadir di tengah warga.

Dalam silaturahmi tersebut Suryani disambut dengan sepasang ondel-ondel, boneka khas Betawi. Dalam dialog, itu warga mengeluhkan tentang status lahan yang menjadi tempat tinggal. Padahal, kata warga, kampung tersebut sudah berdiri dan terhuni sejak tahun 1960-an.

“Kami ini sudah beranak cucu di sini, tapi sampai sekarang lahan kami ini belum bisa resmi,” salah seorang tokoh masyarakat setempat bicara, “Kami pertama kali datang ke kampung ini sudah sangat lama, sekitar tahun 60-an,” terangnya kemudian.

Warga lainnya yang diberikan kesempatan untuk berbicara, juga menyampaikan hal yang sama.

Fary Djemy Francis Tutup Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026, Cetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

“Saya sudah 30 tahun tinggal di sini, dan lahan tempat tinggal kami sampai sekarang ini belum juga menjadi legal,” jelasnya.

“Untuk mengurus legalitas kami terpentok dengan biaya yang besar, rasanya berat bagi kami warga sini,” lanjutnya.

Warga yang lainnya lagi menimpali, “Kami ini tak pernah dapatkan hasil pembangunan, jalan pun kami swadaya, patungan sesama warga.”

“Padahal setiap kali Pemilu baik Pilkada atau Pileg para calon mencari suara kami. Ibarat kata, suara kami halal tapi pembangunan haram buat kami,” lanjut bapak tersebut masih kesal.

Suryani Cawagub Kepri nomor urut 2 menanggapi keluhan warga dan menyampaikan bahwa, “Memang salah satu syarat dianggarkannya alokasi pembangunan dari APBD adalah legalitas lahan,” ujarnya.

Suryani yang berpasangan dengan Isdianto sebagai Cagub dan Cawagub Kepri dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 ini merasa prihatin terhadap kondisi yang dikeluhkan warga.

PLN Batam Tak Hanya Upacara HUT RI ke-81, Tapi Juga Berbagi Perlindungan Sosial Lewat Program BPJS Sertakan

Ia memberikan arahan tentang langkah untuk mengurus legalitas dan meminta supaya warga bisa berkoordinasi. Tentu juga ia berharap agar permasalahan legalitas lahan tinggal di Sei Tering ini segera ada titik tetang sehingga warga bisa tenang.(***)

Redaksi

Recent Posts

Fary Djemy Francis Tutup Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026, Cetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

AriraNews.com, Batam — Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026 sukses digelar dan resmi ditutup…

6 jam ago

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, MDR QRIS 0% Diperluas

AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Nasional (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia…

8 jam ago

PLN Batam Tak Hanya Upacara HUT RI ke-81, Tapi Juga Berbagi Perlindungan Sosial Lewat Program BPJS Sertakan

AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan…

8 jam ago

Upacara HUT RI ke-81 di Natuna Berlangsung Sukses, Bakesbangpol Apresiasi Antusiasme Warga

Natuna, Ariranews.com — Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…

10 jam ago

Semangat Kemerdekaan, Danlanud RSA Dorong UMKM Natuna Terus Berkembang

Natuna, Ariranews.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan membangun kebersamaan…

12 jam ago

Punya Ratusan Lebih Usaha Spa, Wisata Wellness Jadi Potensi Baru Batam Tarik Wisman Malaysia-Singapura

AriraNews.com, BATAM — Layanan spa, massage, refleksi hingga kebugaran mulai dipandang bukan sekadar fasilitas pelengkap…

15 jam ago