Advertisement
Batam Ekonomi Headline

Pembukaan Pintu Wisman, Rudi: SOP Wajib Diterapkan dengan Ketat

Ariranews.com, Batam: Pemerintah berencana akan membuka pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) atau Travel Corridor Arrangements. Rencananya akan dimulai pada 21 April 2021 mendatang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan banyak hal yang harus dipersiapkan jika kawasan pariwisata Nongsa akan dibuka bagi wisman. Terutama yang berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP).

“SOP nya seperti apa? Ini yang harus kita siapkan dan dudukan bersama,” kata Rudi, saat memimpin rapat bersama pelaku usaha pariwisata Nongsa, Rabu (24/3/2021).

Kebijakan ini tak hanya mempertaruhkan nama Batam saja tapi juga Indonesia. Pasalnya, jika kebijakan ini diberlakukan dan seandainya ada satu saja wisman yang datang ke Batam dan setelah pulang ditemukan positif Covid-19 maka tidak ada lagi yang mau datang.

Pengembangan BRT Trans Batam Dikebut, 2027 Siap Punya Lajur Khusus dan Feeder

“Kita kan jadi percontohan, maka harus jadi contoh yang baik,” katanya.

Karena itu pihaknya sengaja mengumpulkan semua pelaku pariwisata yang ada di Nongsa. Sehingga sebelum diterapkan nantinya semuanya bisa dengan benar-benar dilaksanakan.

Jangan sampai kata dia nantinya pelaku usaha tidak siap saat kebijakan tersebut diterapkan. Kemudian, juga harus komitmen dilaksanakan. Sehingga siapapun yang datang wajib melaksanakan SOP tersebut.

“Hari ini saya undang kita diskusi bersama. Kemudian biaya-biayanya seperti apa nanti, misal semua karyawan nanti harus di tes bebas Covid-19. Kemudian mereka juga harus tinggal di sana, siap tidak kira-kira? Ini yang perlu kita bahas lebih lanjut,” ujarnya.(emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Pengembangan BRT Trans Batam Dikebut, 2027 Siap Punya Lajur Khusus dan Feeder

02

Kemenpar Bidik Wisatawan India, Kenalkan Pesona Yogyakarta dan Lombok

03

Soekarno-Hatta Tutup hingga Senin Sore, Penerbangan dari Hang Nadim Batam Berpotensi Terdampak

04

BP Batam Tawarkan Pengolahan 1.205 Ton Sampah per Hari Jadi Energi Pada Calon Mitra di Jepang