Hot News

Pegawai Bank Dihamili Pengusaha

Ariranews.com: MST merasa ditipu ES. Pegawai salah satu bank swasta di Kota Semarang tersebut mengaku telah dihamili ES yang merupakan seorang pengusaha. Anak dari hubungan gelap mereka itu pun telah lahir. Namun, ES tak mau tanggung jawab. Dia pun melaporkan ES ke polisi.

“Saat hamil, saya berulang kali meminta pertanggungjawaban dari dia (ES, red).
Tapi dia tidak mengakuinya. Bahkan saya baru tahu kalau dibohongi. Ternyata dia masih punya istri dan anak,” kata karyawan bank itu sesaat sebelum dimintai klarifikasi Polda Jateng atas laporannya, Jumat (26/2/2021), dilansir dari tribunnews.

MST mengatakan, awalnya ES mengaku sebagai seorang duda saat mendekatinya sehingga ia pun menerima kehadiran pria tersebut dalam hidupnya.

MST kali pertama menjalin hubungan dengan ES pada 2015 lalu. Setelah berjalan waktu, MST termakan bujuk rayu ES untuk berhubungan badan. Ia dijanjikan akan dinikahi ES.

PLN Batam Ungkap Kejanggalan di Balik Blackout, CCTV Bergeser hingga Pagar Bertegangan Listrik Tak Berfungsi

Namun, janji tersebut tak pernah ditepati hingga MST mengandung anak dari hubungannya itu. MST akhirnya melahirkan pada 2017.

Usai melahirkan, MST masih berusaha meminta pertanggungjawaban ES. Namun, lagi-lagi ES menolaknya dan tidak mengakui jika anak tersebut habis hubungannya. “Dia tidak mau mengakui itu anaknya.

“Justru saya ditinggalkan begitu saja tanpa ada nafkah darinya,” ujarnya.

Karena semua usahanya tak membuahkan hasil, MST kemudian berusaha menerima kenyataan dan akan menghidupi buah hatinya sendiri.

Berusaha move on, ES justru kembali lagi ke kehidupannya pada 2019. MST ditawari ES akan diberikan biaya hidup tiap bulannya sebesar Rp3 juta jika mau kembali berhubungan dengannya.

Namun dalam benak MST, uang tersebut untuk menafkahi anaknya yang masih balita. Pemberian uang dilakukan ES melalui ATM sebuah bank.

Kepri Tetap Aman dan Nyaman untuk Berlibur, Pelaku Pariwisata Diminta Jaga Kualitas Layanan

Agar tidak dicurigai oleh istrinya, ES memberikan ATM atas nama orang lain.
“Seingat saya ada tiga kali transfer ke ATM itu. Totalnya sekitar Rp9 juta. Uang itu sudah saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan anak,” tuturnya.

Namun, penggunaan ATM tersebut ternyata jebakan. MST justru dilaporkan ke polisi atas dugaan penyalahgunaan ATM.

Namun laporan tersebut tidak dilanjutkan pihak kepolisian, meski MST sempat diperiksa. MST akhirnya merasa kapok berhubungan dengan ES.

Ia pun mencoba menghindar dan menjauhinya. Namun justru ES terus mengejar dengan memberi sejumlah ancaman. “Dia mengancam akan menyakiti keluarga saya. Bahkan dia pernah mengirimi saya foto saat saya turun dari mobil di kantor. Artinya dia menyuruh orang untuk memata-matai saya. Karena merasa terancam, makanya saya minta bantuan pengacara,” terangnya.

Kuasa hukum MST, Hendra Wijaya mengatakan, pihaknya bersama MST sebagai korban, telah melaporkan ES ke Polda Jawa Tengah dengan dua aduan sekaligus.

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

Aduan pertama terkait penelantaran anak dan aduan kedua terkait pelanggaran UU ITE yang dilakukan MST dengan menerornya.

“Aduan pertama, kami ajukan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Tengah. Aduan tersebut sedang diproses dan MST sudah dipanggil untuk diklarifikasi. Aduan kedua ke Reskrimsus,” kata Hendra.

Dari aduan yang dilakukan, Hendra menuturkan, kliennya yaitu MST menuntut pengakuan anak oleh ES.

Selain itu juga menuntut nafkah biaya hidup anaknya sejak dilahirkan hingga kuliah nantinya.

“Kami ingin ES mengakui anak kandungnya dan bersedia menafkahi. Menanggung biaya hidup dan biaya pendidikan anaknya,” jelas Hendra.

Hendra menegaskan siap memfasilitasi dan membiayai tes DNA untuk membuktikan bahwa ES benar memiliki hubungan darah dengan anaknya. Termasuk membuktikan hubungan keperdataan di dalamnya.(emr)

sumber: tribunnews
foto: tribunnews

Redaksi

Recent Posts

Jelang Rakernas III di Batam, PJS Kepri Gelar Donor Darah dan Bagikan Sembako

AriraNews.com, BATAM – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS), PJS…

2 jam ago

Rakernas III PJS di Batam: Perkuat Integritas dan Kompetensi Wartawan

AriraNews.com, JAKARTA - Rakernas III PJS di Batam siap digelar pada 4 hingga 5 November…

3 jam ago

Piala Bupati Natuna 2026 Tuntas, Pelestarian Gasing Didorong Lewat Arena dan Turnamen Terbuka

Natuna, AriraNews.com – Turnamen Gasing Piala Bupati Natuna 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama 10…

18 jam ago

Final Sengit Warnai Lomba Gasing HUT Natuna, Bunguran Timur A Raih Gelar Juara

Natuna, Ariranews.com – Persaingan sengit mewarnai partai final lomba olahraga tradisional gasing antar kecamatan dalam…

20 jam ago

Rayakan HUT ke-24, Paradise Indonesia Hadirkan Future Maker untuk Dukung Pendidikan Dasar

AriraNews.com, Jakarta — PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia; IDX: INPP) menandai ulang tahun…

21 jam ago

PGN Perluas Jargas di Batam, 2.813 Pelanggan Dibidik Sepanjang 2026

AriraNews.com, BATAM - Perluasan jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kota Batam terus dikebut. Sepanjang…

21 jam ago