Headline

Menhub Tinjau Kepulangan PMI di Batam, Kembali ke Daerah Bisa Pakai Pesawat atau Kapal Bersubsidi

Ariranews.com, Batam: Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Sabtu (1/5/2021).

Ikut mendampingi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kapolda, Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, dan Wali Kota Batam, HM Rudi. Sebelum ke Batam, Budi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, meninjau Pelabuhan Malarko.

Di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Budi melihat proses kepulangan PMI, mulai turun dari kapal, pengecekan kesehatan, hingga berdialog dengan PMI.

Usai melakukan pemantauan tersebut Kemenhub Budi Karya Sumadi memuji kinerja Tim Satgas Kepulangan PMI Pemprov Kepri.

Progres Capai 40 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

“Saya lihat sudah baik, buktinya semua hadir di sini, ada Pak Gubernur, Danrem, Wali Kota, dan tim lainnya,” kata Budi.

Ke depan kata Budi, kerja Tim Satgas ini tentunya akan semakin berat, karena makin banyaknya PMI yang pulang dari Malaysia dan Singapura.

Untuk kepulangan ke daerah masing-masing di luar Kepri usai menjalani karantina kata Budi, diberikan keleluasaan pada PMI sendiri. Bisa menggunakan transportasi udara atau melalui jalur laut. Khusus jalur laut nantinya akan disediakan kapal yang harga tiketnya akan disubsidi pemerintah. “Bagi yang mampu bisa gunakan pesawat,” ujar Budi.

Sementara, Meri Sumardi, salah seorang PMI yang baru saja pulang dari Singapura mengatakan memilih menjalani karantina mandiri di hotel dari pada karantina yang disediakan pemerintah.

“Gak mau ambil resiko,” ujar wanita yang mengaku bersuamikan orang Singapura ini. “Sebelum ke sini (Batam) sudah dicek, negatif (Covid-19), sampai di sini dicek lagi, alhamdulillah negatif. Dulu waktu ke Singapur sama juga, di sini dicek, sampai di sana cek lagi dan masuk karantina juga,” ungkap Meri, yang ke Singapura dua bulan yang lalu. “Saya permanent residence,” ungkapnya lagi.

Untuk karantina mandiri kata wanita berkerudung tersebut dia harus membayar Rp1,5 juta selama lima hari yang ditentukan pemerintah. “Kalau hotelnya saya gak tau, katanya Trinity, saya gak tau di mana itu. Sehari bayarnya Rp300 ribu sehari,” ungkapnya.

HUT ke-81 RI di Bulang Semarak dengan Perlombaan Khas Pesisir

Hal senada juga disampaikan Dewi, PMI lainnya yang juga baru datang dari Singapura. “Sampai tadi jam 13.30 WIB, tapi sampai sekarang belum juga dibawa ke hotel,” kata Dewi, yang ditemui di ruang tunggu sementara.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Progres Capai 40 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

AriraNews.com, Batam - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur…

21 jam ago

HUT ke-81 RI di Bulang Semarak dengan Perlombaan Khas Pesisir

AriraNews.com, Batam – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Bulang, Kota Batam, berlangsung meriah…

24 jam ago

Sederhana Penuh Makna, Bupati Aneng Bersama Istri Rawat Kebersihan Lingkungan Taman Bermadah

AriraNews.com, Tarempa - Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab pemerintahan, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng,…

1 hari ago

Firmansyah Pimpin IPHI Batam

AriraNews.com, Batam - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, resmi memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia…

1 hari ago

Amsakar Tegaskan KSP Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan, Selama UJKM Penuhi Kontrak

AriraNews.com, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan kerja sama pemanfaatan (KSP) aset Pasar…

1 hari ago

Maulid Nabi di Tanjung Piayu, Amsakar Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

AriraNews.com, Batam – Ribuan jemaah memadati Lapangan Bola Usman Harun, Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Senin…

1 hari ago