Batam

Masa Tenang, KPU Minta Atribut Kampanye Termasuk di Medsos Diturunkan

AriraNews.com, Batam – KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Bawaslu Kepri, meminta agar semua partai dan Caleg, agar membersihkan atribut kampanyenya. Tidak hanya baliho fisik di pemukiman, pinggir jalan dan lainnya. Namun, juga yang ada di media massa, hingga media sosial (Medsos). Jika tidak, maka akan ditindak, sebelum hari coblosan.

Imbauan dan peringatan itu disampaikan Ketua KPU Batam, Indrawan Susilo Prabowoadi dan anggota Bawaslu Kepri, Rosnawati, Kamis (8/2/2024) di Batam Center, saat rakor stakeholder persiapan tahapan masa tenang Pemilu tahun 2024. Ikut serta dalam kegiatan itu, perwakilan PWI Kepri, AJI, Satpol PP Kepri dan lainnya.

“Kita mengimbau, agar pembagian Angpao tidak diikuti ajakan memilih,” tegas Rosnawati.

Ia mengingatkan, penertiban atau penurunan atribut kampanye dilakukan dimasa tenang. Tidak hanya spanduk dan baliho. Namun iklan, di media juga. “Kita mengingatkan agar semua atribut kampanye ditertibkan. Jika tidak, Satpol PP akan menertibkan alat peraga. Kita harapkan dimasa tenang bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

Selain itu, pihaknya akan fokus untuk tidak menimbulkan pidana dimasa tenang. “Kita fokus, bagaimana proses pesta demokrasi berjalan baik. Kita akan koordinasi juga dengan TNI dan polisi untuk membantu, mengamankan kita, dari tindakan yang tidak kita inginkan,” sambungnya.

Pernyataan senada disampaikan Ketua KPU Kepri, Indrawan. Disebutkan, kampanye baik lewat alat peraga, semua dilakukan terakhir, 10 Februari 2023. Tidak ada lagi ada ajakan memilih.

“Nanti penertiban APK dibantu Satpol PP. Tapi diminta agar ditertibkan oleh peserta Pemilu,” jelasnya.

Diingatkan, agar semua caleg untuk menertibkan APK-nya. Pembersihan ATK dilakukan Satpol PP, terakhir 13 Februari 2024 pukul 23.59 WIB. “Termaksuk di Medsos, agar ditutup atau banner atau sejenisnya yang bernada untuk memilih calon tertentu, untuk dihapus,” imbuhnya.

Di sisi lain, diharapkan semua pihak sama-sama mengawal jika terjadi politik uang. “Selama masa tenang dan pemungutan, kita siaga 1×24 jam. Kita minta Caleg komit. Kita juga siaga di 219 pulau di Kepri dengan 5.905 TPS,” imbuh Indrawan.(hms)

Perwako Pariwisata Batam Disiapkan, Pelaku Usaha Ingin Ada Aturan Main yang Jelas
Redaksi

Recent Posts

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

AriraNews.com, BATAM — Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih resmi dimulai melalui prosesi groundbreaking dan pemasangan…

4 jam ago

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 5,75 persen.…

4 jam ago

Perwako Pariwisata Batam Disiapkan, Pelaku Usaha Ingin Ada Aturan Main yang Jelas

AriraNews.com, Batam - Draf Perwako Pariwisata Batam mulai disiapkan oleh para pelaku industri pariwisata. Mereka…

4 jam ago

Dukung Kegiatan Keagamaan, Pemdes Mampok Salurkan Insentif bagi Bilal dan Nuje

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Kepala Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Darmawizar menyerahkan insentif kepada…

6 jam ago

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

AriraNews.com, Batam - Aliran air yang kembali lancar membawa kelegaan bagi warga Perumahan GMP Tahap…

6 jam ago

Blok D-Alpha Kembali Dibuka, IPMKN AYO Bidik Shorebase dan Tenaga Kerja Lokal

Natuna, AriraNews.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna-Alumni Yogyakarta (IPMKN AYO) menyoroti kembali dibukanya pengembangan…

19 jam ago