Advertisement
DPRD Kepri Kepri

Listrik Padam di Tahun Baru, Komisi lll DPRD Kepri Gelar Pertemuan Tertutup dengan PLN Batam

Seorang teknisi PLN Batam lakukan perawatan jaringan.

AriraNews.com, Kepri – Komisi III DPRD Kepri menggelar pertemuan tertutup dengan PT PLN Batam di Aula Graha Kepri, Batam Center, Kota Batam, Rabu (4/1/2023) pagi.

Informasi yang dihimpun, pertemuan membahas padamnya listrik di Batam dan Bintan pada malam Tahun Baru 2023, Minggu (1/1/2023) mulai dari pukul 04.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.

Salah seorang staf Komisi III DPRD Kepri mengungkapkan kepada media, pertemuan tersebut merupakan rapat internal.

“Ini rapat internal tidak diperkenalkan untuk pers,” kata salah satu staf DPRD Komisi III Kepri, yang tak menyebutkan namanya.

Usai Juara Umum Tenis Meja POPDA, Natuna Incar Dua Emas di PORPROV Kepri

Sementara Anggota Komisi lll DPRD Provinsi Kepri dari Fraksi Gerindra, Nyanyang Haris Pratamura, membenarkan adanya pertemuan dengan PLN Batam.

“Iya, nanti (hasil) kita akan sampaikan ke media,” ujar Nyanyang Haris, melalui sambungan WhatsApp.

Hingga berita ini dipublikasi, awak media masih menunggu hasil pembahasan antara Komisi III DPRD Kepri dengan PLN Batam.

Buntut putusnya layanan listrik di Batam-Bintan ini mendapatkan sorotan tajam dari Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau akan melayangkan surat panggilan ke PLN Batam.

Dijelaskannya, DPRD Provinsi Kepri melalui Komisi III DPRD Provinsi Kepri akan menggelar Rapat Dengar Pendapatan (RDP) dengan menghadirkan PLN Batam.

“Black outnya Batam-Bintan pada saat libur Tahun Baru 2023, seharusnya tidak terjadi. Karena PLN Batam mengklaim sudah melakukan persiapan mengadapi Natal dan Tahun Baru 2023,” ujar Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho, Rabu (04/01/2023).

Dari Instansi hingga Kedubes Tiongkok, Papan Bunga Meriahkan HUT ke-27 Natuna

Pria yang merupakan Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Daerah Kepri ini menegaskan, putusnya aliran listrik yang berlangsung lama tersebut menimbulkan dampak yang signfikan bagi Batam dan Pulau Bintan.

“Apalagi saat ini, Batam sedang melakukan pemulihan kondisi ekonomi daerah. Dengan banyaknya wisatawan mancanegara yang datang diakhir tahun,” jelasnya.

Menurutnya, padamnya listrik juga menyebabkan sejumlah layanan yang mengandalkan listrik di Batam terpaksa menolak pelanggannya.

“Energi listrik memainkan peran penting terkait peningkatan ekonomi masyarakat dan usaha-usaha lainnya. Padamnya listrik, tentu menimbulkan kerugian bagi mereka yang bergantung dengan listrik dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.

Lebih lanjut katanya, Batam adalah Kota Besar yang aktivitas ekonominya sangat bergantung dengan sistem kelistrikan. Dari sisi infrastruktur, PLN Batam memiliki sistem yang sudah baik.

Perkuat Konektivitas Natuna, Puluhan Miliar Dialokasikan untuk Jalan, Jembatan, dan Pelabuhan

“Kami akan minta penjelasan dari PLN Batam terkait black out yang terjadi. Jika memang harus ada evaluasi di jajaran direksi, kita akan minta untuk dilakukan,” tutup Widiastadi Nugroho.(***)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Usai Juara Umum Tenis Meja POPDA, Natuna Incar Dua Emas di PORPROV Kepri

02

Dari Instansi hingga Kedubes Tiongkok, Papan Bunga Meriahkan HUT ke-27 Natuna

03

Perkuat Konektivitas Natuna, Puluhan Miliar Dialokasikan untuk Jalan, Jembatan, dan Pelabuhan

04

Festival Transmigrasi 2026, Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City