SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam

Komandan Posal Pulau Abang Lantamal IV Batam Ingatkan Masyarakat Bahaya Jadi TKI Ilegal

AriraNews.com, Batam – Dalam rangka mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Komandan Posal Pulau Abang Lettu Marinir Zulkifli Chaniago memberikan sosialisasi kepada masyarakat Pulau Abang tentang larangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural bertempat di halaman Kantor Lurah Pulau Abang, Batam, Sabtu (16/12/2023).

Hadir dalam acara sosialisasi, Lurah Pulau Abang, Babinkamtibmas Pulau Abang, anggota Posal Pulau Abang, tokoh masyarakat, tokoh adat, seluruh Ketua RW dan Ketua RT Kelurahan Pulau abang dan warga setempat.

Komandan Posal Pulau Abang Lettu Marinir Zulkifli Chaniago mengatakan, dengan sosialisasi ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat di kepulauan yang berada di Pulau Batam memahami tentang berbagai dampak negatif apabila mereka memilih jalan menjadi PMI ilegal.

Selain itu Zulkifli mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memberitahukan kepada TNI AL terdekat apabila mengetahui atau melihat tentang proses pengiriman PMI non prosedural, mengingat jarak antara pulau-pulau di Batam berdekatan langsung dengan negara tujuan para PMI, yaitu Malaysia dan Singapura.

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

“Sehingga sangat memungkinkan daerah-daerah tersebut dijadikan tempat untuk mengirimkan para PMI ilegal melalui jalur laut menggunakan speedboat,” ungkapnya. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan bisa mencegah terjadinya pengiriman PMI non prosedural melalui daerah pesisir yang ada di wilayah Pulau Batam.(hms)

Berita Terkait

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

02

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

03

Empat Warga Diduga Tersesat di Hutan Natuna, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

04

Masuki Tahun ke-11, BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik