Headline

Karimun Krisis Listrik, Ombudsman Kepri Sarankan Tiga Hal Pada PLN

AriraNews.com, BATAM – Pemadaman bergilir saat ini masih terjadi di Kabupaten Tanjungbalai Karimun. Agar tak terus berlanjut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau, Lagat Siadari berharap PLN mempercepat pemulihan pembangkit yang rusak.

Hal itu disampaikan Lagat saat menghubungi Yusra Helmi, Kepala Cabang PLN Wilayah Kepulauan Riau melalui telepon pada Rabu 25 Mei 2022

Dijelaskan Lagat, Yusra Helmi mengatakan, pembangkit yang sempat mengalami kerusakan itu saat ini sudah selesai diperbaiki, namun belum dapat beroperasi secara maksimal.

“Beliau katakan, kemampuan daya listrik pembangkit usai dilakukan maintenance hanya 5 megawatt, jadi saya minta pihak PLN percepat progress recovery-nya supaya segera beroperasi maksimal,” kata Lagat.

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

Selain percepatan progress recovery, Lagat meminta PLN mempercepat pengaktifan pembangkit alternatif tenaga diesel yang dikatakan oleh Yusra didatangkan dari Bangka Belitung untuk menutupi kekurangan daya listrik yang meningkat pasca lebaran dan akibat kenaikan suhu.

“Pembangkit alternatif itu, informasinya dipasang pertengahan Juni 2022, namun saya minta percepat seminggu lebih awal agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi bersamaan dengan semakin membaiknya fungsi pembangkit yang sempat rusak,” tutur Lagat.

Untuk diketahui, dikatakan Yusri pada Lagat, selain dikarenakan adanya kerusakan pembangkit, pemadaman bergilir di Kabupaten Tanjungbalai Karimun juga disebabkan adanya peningkatan suhu yang menyebabkan penyerapan daya listrik semakin besar serta terjadi tren kenaikan puncak kebutuhan daya listrik pasca lebaran dari 28-29 MW menjadi 36 MW.

Sehingga tanpa diaktifkannya pembangkit alternatif tenaga diesel itu, kebutuhan listrik di Kabupaten Tanjungbalai Kariumun tidak mencukupi.

Untuk saat ini, Lagat berharap agar PLN melakukan manajemen pengurangan durasi pemadaman listrik agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Menunggu pembangkit utama serta pembangkit alternatif bekerja dengan baik, saya harap PLN bisa kurangi durasi pemadaman listrik. Biasanya 4-5 jam pertitik perhari, mungkin bisa dikurangi jadi 3 jam saja agar tidak terlalu ganggu aktivitas masyarakat,” sarannya.(***)

Tenun Engku Putri Membawa Cerita Melayu ke Pentas Dunia
Redaksi

Recent Posts

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mendorong solusi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan…

3 jam ago

Bawa, Kirim Hewan dan Tumbuhan Antar Wilayah Wajib Lapor Karantina

AriraNews.com, Batam – Kepatuhan menjadi kunci dalam memastikan penyelenggaraan karantina berjalan efektif. Memahami aturan, memenuhi…

4 jam ago

‎Bantuan Sembako Presiden Tiba di Anambas, Bupati Aneng Dorong Penyaluran Secara Merata

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga…

4 jam ago

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

AriraNews.com, BATAM — Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)…

5 jam ago

Dorong Anak Muda Melek Finansial, CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi

AriraNews.com, Batam - Tiga siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau…

6 jam ago

Kolaborasi Dua Chef Internasional Hadirkan Perayaan Natal dan Tahun Baru dengan Sentuhan Nusantara di Oakwood Grand Batam

AriraNews.com, Batam - Menyambut musim liburan yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Oakwood Grand Batam menghadirkan…

9 jam ago