Anambas

Kabut Asap Selimuti Jemaja

AriraNews.com, ANAMBAS  – Wilayah Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, dalam dua hari terakhir diselimuti asap cukup tebal. Kondisi tersebut mulai menimbulkan kekhawatiran masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia sekolah, Minggu (13 /9/ 2026).

‎Asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Pulau Jemaja dinilai dapat mengganggu kenyamanan warga dan berpotensi berdampak terhadap kesehatan pernapasan apabila kondisi tersebut berlangsung dalam waktu lama.

‎Salah seorang wali murid, Heri, meminta pihak sekolah mempertimbangkan kondisi udara sebelum melaksanakan aktivitas belajar mengajar Senin (14/9/2026), terutama kegiatan yang dilakukan di luar ruangan.

‎Menurut Heri, kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi perhatian utama di tengah kondisi asap yang cukup tebal tersebut.

‎“Kami sebagai orang tua tentu khawatir melihat kondisi asap seperti ini. Anak-anak setiap hari harus pergi ke sekolah, sementara asap cukup tebal. Kami berharap pihak sekolah bisa mempertimbangkan untuk meliburkan sementara aktivitas sekolah jika kondisi udara memang tidak memungkinkan, demi kesehatan anak-anak,” ujar Heri.

‎Ia juga mengkhawatirkan paparan asap dalam waktu yang cukup lama dapat mengganggu pernapasan anak-anak.

‎“Jangan sampai anak-anak dipaksakan beraktivitas seperti biasa, kemudian mengalami gangguan pernapasan. Lebih baik ada langkah antisipasi terlebih dahulu kalau kondisi asap masih tebal,” tambahnya.

‎Heri berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap kondisi kualitas udara di wilayah Jemaja. Dengan demikian, masyarakat maupun pihak sekolah dapat mengetahui apakah kondisi udara masih aman untuk aktivitas anak-anak.

‎Sementara itu, informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan asap tersebut diduga terbawa angin dari kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan dalam beberapa waktu terakhir.

‎Namun, hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti asap tebal yang menyelimuti wilayah Jemaja masih memerlukan kepastian dari instansi berwenang.

‎Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemantauan kualitas udara dan memberikan imbauan resmi apabila kondisi asap terus bertahan, terutama untuk melindungi anak-anak, lansia, serta kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan.

‎Pihak sekolah juga diharapkan dapat mengambil langkah antisipasi dengan mempertimbangkan kondisi udara sebelum melaksanakan aktivitas peserta didik di luar ruangan. (bbg)

Redaksi

Recent Posts

Rojer Kajol  Meriahkan Penutupan Even ‘Menjulang Adat dan Marwah’ LAM Kepri Kota Batam

AriraNews.com, Batam - Artis kenamaan asal Malaysia, Rojer Kajol, dipastikan akan hadir memeriahkan acara penutupan…

2 jam ago

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair Asia 2026 Singapura

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam…

5 jam ago

Amsakar Achmad Sapa 2.500 Peserta Jalan Sehat KAHMI Batam

AriraNews.com, Batam – Sekitar 2.500 peserta mengikuti KAHMI Forever Jalan Sehat (KFJS) di kawasan SP…

6 jam ago

Disaksikan Wamendagri, Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam menandatangani…

8 jam ago

Diselenggarakan KJK, Tujuh Doktor Hadiri Bedah Buku ‘Menjaga Nurani’ Karya Wartawan Senior Ridarman Bay

AriraNews.com, TANJUNGPINANG — Acara bedah buku'Menjaga Nurani: Suara di Simpang Zaman' karya wartawan senior Kepulauan…

20 jam ago

Hyundai STARGAZER Cartenz di Batam Mulai Rp204 Jutaan, Bawa Teknologi Modern untuk Perjalanan Keluarga

AriraNews.com, Batam — Hyundai STARGAZER Cartenz kini ditawarkan mulai Rp204,9 juta on the road (OTR)…

1 hari ago