Advertisement
Headline Hot News Nasional

Indonesia Siap Tampung Jack Ma Jadi WNI

Ariranews.com: Kabar hilangnya Jack Ma memunculkan banyak spekulasi penyebabnya, di antaranya kritiknya terhadap pemerintah China.

Daily Mail, menulis, Senin 4 Januari 2021, salah satu taipan China ini blak-blakan mengkritik regulator keuangan dan perbankan milik negara itu dalam pidatonya di Shanghai, pada Oktober 2020.

Jack Ma menyerukan dilakukannya reformasi sistem yang menahan inovasi bisnis. Dia pun meminta perbankan China menyamakan aturan dengan dunia internasional.

Pidato itu diketahui membuat marah Pemerintah China. Yang memandang sebagai suatu serangan terhadap otoritas Partai Komunis. 

SKO Riau Jadi Juara Laga Para Juara,Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Bisnis Ma pun digoyang. Beijing memerintahkan perusahaan teknologi keuangan Ma, Ant Group untuk mengurangi operasinya. Jack Ma pun secara misterius menghilang dari acara TV Dragon pada November lalu, fotonya dihapus dari acara itu.

Seorang Juru Bicara Alibaba kepada Financial Times mengatakan, Jack Ma tidak lagi menjadi bagian dari juri acara pencarian bakat bisnis di TV tersebut.

Sejak saat itu pula tidak ada aktivitas di akun Twitter pribadi Jack Ma. Padahal sebelumnya, ayah tiga anak itu minimal rutin mem-posting cuitan tiga kali sehari.

Dikutip dari viva.co.id, kabar hilangnya miliarder teknologi asal China Jack Ma selama lebih dari dua bulan itu juga menarik perhatian Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie.

Ada berita hilangnya Jack Ma dari publik selama bulan bulan trakhir setelah beredar berita tentang kritiknya terhadap pemerintahan RRC. Semoga tidak apa apa,” tulis Jumly di akun twitter @JimlyAs, Selasa 5 Januari 2021.

Senator asal DKI Jakarta ini menambahkan, ada baiknya bila ada solidaritas untuk membantu Jack Ma bila benar bermasalah dengan kritiknya terhadap pemerintah China.

Ascott dan Paradise Indonesia Perkuat Kemitraan Lewat Perjanjian 30 Tahun

Baik juga jika dunia akal sehat bisa bantu selamatkan dan mesti ada negara yang tawarkan status bila perlu jadi warga negara. Kalo kita siap, WNI juga ok,” katanya.

Terlepas dari banyaknya spekulasi menghilangnya Jack Ma, Jimmly berharap Ma sedang menutup diri.

Semoga Jack Ma sendiri yang menutup diri untuk sementara waktu,” harapnya.(emr)

sumber: viva.co.id
foto: ilustrasi

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Ekonomi Kepri Tumbuh 7,02 Persen, Diprediksi Cerah Hingga Akhir Tahun

02

KPK Ungkap Nilai Desa Sepempang Masih 80-an, Ada Gap Menuju Desa Antikorupsi

03

Bupati Aneng Tutup Turnamen Sepak Bola Desa Candi ke-18

04

Pemko Batam Terbitkan Surat Edaran Waspada Kabut Asap, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar