SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Headline Kepri Pendidikan

Indonesia Mulai Cari Kehidupan di Luar Bumi

Ariranews.com: Seperti NASA, Amerika, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) akan memulai penelitian mencari kehidupan di luar bumi. Itu setelah LAPAN selesai membangun fasilitas Observatorium Nasional di NTT.

Peneliti Pusat Sains Antariksa LAPAN Rhorom Priyatikanto mengatakan, LAPAN baru membangun observatorium di NTT. Fasilitas ini salah satunya untuk mengamati komet dan asteroid.

“LAPAN telah membangun fasilitas Observatorium Nasional Timau di NTT, bersama dengan ITB, UNDANA, dan Pemda setempat. Mulai tahun ini, kami telah mengoperasikan teleskop 50 cm di Kupang, salah satunya untuk pengamatan komet dan asteroid,” ujarnya.

Selain itu, LAPAN merencanakan program pengamatan transient project mulai tahun ini. Selain itu, arah program ini untuk mencari tahu soal teka-teki kehidupan di luar bumi.

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

“LAPAN akan merencanakan program pengamatan transient objects mulai tahun 2020. Eksoplanet dan supernova adalah contoh objek transien. Dengan kata lain, kami akan mulai mencari dan mempelajari eksoplanet dengan lebih sistematis. Salah satu arahnya memang menjawab apakah ada kehidupan di luar sana,” ujarnya lagi.

Dana untuk program ini bersumber dari APBN. Untuk teleskop 50 cm, harganya kira-kira mencapai Rp1 miliar. Program ini sendiri mendapat anggaran sekitar Rp340 miliar.

“Kalau untuk teleskop 50 cm, kira-kira sekitar Rp1 M. Kurang-lebih sekitar Rp 340 M yang bersumber dari APBN,” kata Rhorom, Selasa (27/10/2020).(emr)

sumber: detikcom
foto: ilustrasi/bbc

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

02

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Natuna Perluas BDR dari 6 Menjadi 13 Kecamatan

03

Amsakar Achmad Nyatakan Siap Kembali Pimpin KAHMI Batam Periode 2026-2031

04

Musda VI KAHMI Batam Digelar 18–19 September, Siapkan Gagasan Strategis untuk Masa Depan Batam