Batam

HUT ke-18 ASSPI: Realitas Mengabdi Bagi Negeri

Oleh: Buralimar
(Wakil Ketua I ASPPI Kepri)

AriraNews.com, Batam – Jika dipandang dari teori Organizational Life Cycle Greiner, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASSPI) kini berada di fase “remaja akhir” – usia ke-18 yang ditandai semangat growth through collaboration.

ASSPI bukanlah organisasi instant yang lahir langsung besar dengan janji “angin surga”. Sebaliknya, ia tumbuh secara organik: bercabang, bertunas, berbunga, lalu berbuah.

Proses ini melebur dalam “satu nafas, satu frekuensi, satu visi” – sebuah shared mental model yang dalam ilmu manajemen disebut organizational alignment. Justru dari tarik-ulur aspirasi, diskusi panas, bahkan “hipertensi” gagasan di internal, ASSPI ditempa. Seperti kata Peter Drucker, “budaya memakan strategi untuk sarapan”. Dinamika internal yang keras, dihempas arus dan gelombang industri, adalah pupuk yang mematangkan budaya organisasi.

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Kematangan Organisasi adalah ujian sebagai Prasyarat Legitimasi
Teori Organizational Resilience Weick & Sutcliffe yang menegaskan: organisasi tidak diakui besar dan matang jika belum melewati disruptive events.

ASSPI hidup di tengah VUCA pariwisata – volatile, uncertain, complex, ambiguous. Tuntutan ekonomi membuat setiap detik berharga; tidak ada ruang berleha-leha.
Di sinilah jati diri ASSPI sebagai tourism soldier diuji. Konsep esprit de corps dalam manajemen militer relevan: loyalitas pada misi lebih besar dari kepentingan individu. ASSPI tetap eksis karena memegang core values: pejuang, bukan penonton industri pariwisata.
Usia 18 adalah generasi milenial yang Optimistis, Realistis, dan Strategis, dimana usia tersebut dalam siklus organisasi adalah masa transisi dari adolescence menuju maturity. Ciri utamanya energi melimpah, idealisme tinggi, tapi mulai dituntut accountability.

Dalam bahasa manajemen stratejik, ASSPI sedang berlayar dengan tiga kompas:
•  Komitmen Keras: Goal commitment, semakin spesifik dan menantang tujuan, semakin tinggi kinerja.
•  Konsistensi Kuat: Strategic consistency Mintzberg – menjaga benang merah antara visi, kebijakan negeri, dan aksi lapangan.
•  Kolaborasi Kental: Pentahelix Model pariwisata – akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media. ASSPI menjadi simpul kemitraan industri yang sehat.
Mengharungi lautan yang “mungkin bikin ngeri” adalah metafora dari risk management. Tapi dengan leadership navigational skill, ASSPI menjaga haluan tetap pada koridor kebijakan organisasi dan negara hingga tiba di seberang: harapan dan cita rasa bangsa.
Tagline sebagai Strategic Mantra
“ASSPI Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa” bukan sekadar slogan. Dalam organizational behavior, ini adalah self-efficacy collective : keyakinan bersama bahwa organisasi mampu menghadapi tantangan.
•  Bisa: Adaptive capability – menyesuaikan diri dengan realitas disrupsi digital, perubahan perilaku wisatawan, dan geopolitik.
•  Harus Bisa: Sense of urgency Kotter – berkiprah nyata untuk negeri, bukan sekadar wacana.
•  Pasti Bisa: Strategic intent Hamel & Prahalad – langkah terarah, terukur, dalam koridor kebijakan nasional.
Pesan Tokoh Bangsa: Kemitraan sebagai Jalan Maju Pariwisata
Seperti diingatkan Bapak Pariwisata Indonesia, Joop Ave: “Pariwisata adalah people business”.
Maka pesan bagi ASSPI di usia ke-18: jadilah hub yang merajut pelaku dari berbagai strata ekonomi dari homestay di desa hingga chain hotel global. Seperti kata Bung Hatta, “Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta saja, tapi karena lilin-lilin di desa”. ASSPI adalah lilin-lilin itu yang menyala serentak.

Realitas
Mengabdi bagi negeri bukan romantisme, melainkan realitas kerja. Ia adalah keringat negosiasi harga, disiplin sertifikasi SDM, inovasi paket wisata, dan advokasi kebijakan.

Di usia ke-18, ASSPI bukan lagi remaja yang mencari jati diri, melainkan pemuda yang memikul tanggung jawab.

Selamat HUT ke-18 ASSPI. Teruslah tumbuh, tetaplah membumi, dan pastikan setiap langkah adalah bakti. Karena pariwisata maju bukan karena satu lembaga, tapi karena ekosistem yang percaya: Bersama ASSPI, Indonesia Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa.
( Batam, 11 April 2026)

Rayakan 45 Tahun Perjalanan, Santika Indonesia Hotels & Resorts Hadirkan Diskon Hingga 45 Persen Termasuk Batam
Redaksi

Recent Posts

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat sinergi dengan Ombudsman Republik Indonesia untuk mendorong…

8 jam ago

Punya Potensi Besar, ISEI Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Kembangkan Pariwisata Lingga

AriraNews.com, Lingga - Pariwisata Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.…

15 jam ago

Rayakan 45 Tahun Perjalanan, Santika Indonesia Hotels & Resorts Hadirkan Diskon Hingga 45 Persen Termasuk Batam

AriraNews.com, Jakarta - Dalam rangka merayakan 45 tahun dedikasi dalam industri perhotelan Indonesia, Santika Indonesia…

16 jam ago

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

AriraNews.com, Batam - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menunjukkan kapabilitas digitalnya melalui partisipasi…

17 jam ago

Suzuki XL7 Terbaru Dihadirkan di Grand Batam Mall, Bawa Wajah Baru dan Fitur Lebih Lengkap

AriraNews.com, BATAM – Suzuki kembali menggoda pasar otomotif Indonesia dengan menghadirkan Suzuki XL7 terbaru, yang…

18 jam ago

Ngopi Bersama Media, Tiga Legislator Kepri Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Natuna

Natuna, Ariranews.com — Setelah beberapa hari turun langsung menyerap aspirasi masyarakat melalui agenda reses, tiga…

22 jam ago