Batam

DPRD Kepri Minta Pajak Pengiriman UMKM Dihapus

Ariranews.com, BATAM – Sekretaris Komisi II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Wahyu Wahyudin menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, langkah strategis diperlukan agar produk UMKM Kepri mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Wahyu menilai, salah satu kebijakan yang mendesak adalah penghapusan pajak pengiriman produk UMKM ke luar Kepri. Ia menilai beban pajak justru membuat produk lokal sulit bersaing dengan produk impor.

“Ongkos kirim ke luar Kepri dikenakan pajak, ini tentu memberatkan para pelaku UMKM. Saya kira perlu ada diskresi khusus produk yang dibuat di Kepri bukan impor,” ujar Wahyu, Jumat (5/9/2025).

Anggota DPRD Kepri dua periode itu meyakini, penghapusan pajak akan meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi UMKM di tengah gempuran produk luar.

Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

Selain aspek perpajakan, Wahyu juga menekankan perlunya pendampingan khusus bagi UMKM yang ingin merambah pasar ekspor. Menurutnya, prosedur ekspor yang rumit kerap menjadi hambatan utama pelaku UMKM, terlebih mereka yang masih baru merintis usaha.

“Pelaku UMKM juga mengeluhkan persyaratan ekspor yang rumit. Saya minta Pemda memberikan pendampingan, apalagi mereka-mereka ini pelaku UMKM baru,” jelasnya.

Lebih jauh, Wahyu menegaskan bahwa UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian. Ia menyebut UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja dan menyumbang 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Para pelaku UMKM tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka ujung tombak kita dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan menyerap tenaga kerja,” tegasnya.

Wahyu juga mendorong Pemda serta instansi vertikal untuk memprioritaskan penggunaan produk UMKM lokal dalam berbagai acara resmi, mulai dari snack box, goodie bag, hingga parcel.

Tak hanya itu, ia mengingatkan Bank Riau Kepri Syariah bersama Dinas Koperasi dan UKM Kepri agar lebih gencar mensosialisasikan program pinjaman bunga nol persen yang digagas Gubernur Ansar Ahmad.

Amsakar Tekankan PSN Wiraraja di Galang Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas, Minta Segera Direalisasikan

“Program ini sangat bagus, tapi masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahuinya,” kata Wahyu.

Menurutnya, kombinasi kebijakan fiskal, pendampingan, dan akses pembiayaan yang mudah akan membuat UMKM Kepri semakin kompetitif dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Ditargetkan Kembali Dibuka 1 November

AriraNews.com, Batam - Pembukaan Jalan Gajah Mada, tepatnya di ruas depan Hotel Vista, ditargetkan pada…

3 jam ago

‎Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Aneng Ajak Generasi Muda Berjiwa Patriotik

AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Aneng membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia,…

4 jam ago

Amsakar Tekankan PSN Wiraraja di Galang Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas, Minta Segera Direalisasikan

AriraNews.com, BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menegaskan penandatanganan nota kesepahaman atau…

8 jam ago

Kado Istimewa di Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

AriraNews.com, Jakarta - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri…

13 jam ago

Bukan Sekadar Penonton, HMI Natuna Dorong Pemuda Ikut Menentukan Arah Pembangunan

NATUNA, AriraNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna mendorong pemerintah daerah melibatkan pemuda dalam…

14 jam ago

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Danlanud RSA Natuna Tekankan Patriotisme dan Empati

NATUNA, Ariranews.com – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

15 jam ago