Kepri

Cegah OPTK, Karantina Kepri Awasi Ketat Pemasukan Bibit dan Buah ke Natuna

Ariranews.com, Natuna – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) memperketat pengawasan terhadap pemasukan bibit tanaman dan buah-buahan ke Kabupaten Natuna guna mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan terhadap media pembawa yang tiba di Pelabuhan Penagi, Senin (6/4/2026), menggunakan KMP Bahtera Nusantara 01 dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahapan, yakni administratif dan fisik. Pada tahap administratif, petugas memastikan seluruh dokumen kelengkapan terpenuhi, termasuk Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3) dari Karantina Kalimantan Barat.
Selanjutnya, pemeriksaan fisik dilakukan untuk melihat langsung kondisi bibit dan buah-buahan setelah melalui perjalanan laut.

Hasilnya, seluruh media pembawa dinyatakan dalam kondisi sehat, aman, dan layak untuk dikonsumsi maupun ditanam.
Adapun total bibit yang masuk ke Natuna berjumlah 92 batang, terdiri dari 85 bibit kelapa, 3 bibit durian, serta masing-masing 1 bibit rambutan, mangga, kelengkeng, dan jambu air.

Inflasi Kepri September Turun Jadi 3,49 Persen, Harga Emas, BBM dan Pangan Masih Jadi Perhatian

Selain itu, terdapat pula pemasukan buah-buahan dengan total berat mencapai 4.022 kilogram. Rinciannya meliputi 2.072 kilogram jeruk siam, 1.050 kilogram nanas, 500 kilogram buah naga, 200 kilogram apel, serta masing-masing 100 kilogram melon dan pepaya.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, Karantina Kepri menerbitkan Sertifikat Pelepasan (K-9.2) sebagai jaminan bahwa komoditas tersebut aman untuk diedarkan di tengah masyarakat.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, menegaskan bahwa setiap media pembawa yang dilalulintaskan wajib dilengkapi sertifikat karantina sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Pemeriksaan administratif dan fisik merupakan tahapan wajib sebelum barang dikirim dan setelah tiba di daerah tujuan. Kami berkomitmen memastikan masyarakat mengonsumsi produk yang sehat dan aman,” ujar Hasim.
(Dod)

Dodi

Recent Posts

Inflasi Kepri September Turun Jadi 3,49 Persen, Harga Emas, BBM dan Pangan Masih Jadi Perhatian

AriraNews.com, BATAM — Inflasi Kepulauan Riau (Kepri) pada September 2026 tercatat 3,49 persen secara tahunan…

4 jam ago

Jom Jelajah Johor 2026: Dari Danga Bay, Menikmati Tembikar hingga Festival Kopi Kluang

AriraNews.com, JOHOR BAHRU — Deru kendaraan mulai terdengar dari kawasan Danga Park, Danga Bay, Jumat…

15 jam ago

‎12 Tahun Rawat Mangrove Senggalong, Arpandi Apresiasi Kunjungan Bupati Anambas

Ar‎iraNews.com, ANAMBAS — Penggerak pelestarian hutan mangrove di Pantai Senggalong, Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur,…

21 jam ago

Ditanami 150 Mangrove, Pantai Senggalong Diproyeksikan Jadi Wisata Konservasi‎

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers…

21 jam ago

PLN Batam Komitmen Dukung Pertumbuhan Data Center dan Ekonomi Digital

AriraNews.com, Singapura – Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menjadi salah satu pembicara dalam…

22 jam ago

PKP Store Roadshow Hadir di Nagoya Hill, Bawa Promo “Palugada” dan Peluang Menang Ratusan Juta

AriraNews.com, BATAM – Mencari rumah, ruko, apartemen, atau kavling dengan harga spesial? Masyarakat Batam bisa…

24 jam ago