Headline

Bumi Mulai Berputar Lebih Cepat, Ada Apa?

Ariranews.com: Pada tahun 2020 lalu para ilmuwan membuat penemuan yang mengejutkan. Mereka menemukan bahwa bumi mulai berputar lebih cepat. Faktanya, rekor 28 hari terpendek semuanya terjadi selama tahun 2020.

Selama ini, para ilmuwan mendefinisikan waktu satu hari itu 86.400 detik atau setara 24 jam, waktu yang dibutuhkan Planet Bumi untuk berotasi sekali.

Namun dalam sejarahnya, Bumi tidak berotasi secara sempurna dan seragam seperti waktu tersebut.

Rotasi Bumi sebenarnya melambat sehingga rata-rata panjang hari meningkat sekitar 1,8 milidetik per abad. Ini berarti bahwa 600 juta tahun yang lalu, waktu dalam satu hari hanya berlangsung selama 21 jam.

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

Melansir Kontan.co.id yang mengutip Science Focus, Rabu (2/6/2021), variasi panjang hari disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk efek pasang surut Bulan dan Matahari, kopling inti-mantel di dalam Bumi, dan distribusi massa keseluruhan di planet ini.

Aktivitas seismik, glasiasi, cuaca, lautan, dan medan magnet bumi juga dapat memengaruhi panjang hari.

Sampai saat ini, para ilmuwan tidak sepenuhnya yakin apa yang menyebabkan peningkatan laju rotasi Bumi ini, tetapi beberapa orang berpendapat bahwa hal itu mungkin disebabkan oleh mencairnya gletser selama abad ke-20, atau akumulasi air dalam jumlah besar di reservoir belahan bumi utara. 

Namun, para ahli memperkirakan bahwa perputaran Bumi yang lebih cepat ini adalah efek sementara dan Bumi akan mulai melambat lagi di masa depan.

Haruskah kita khawatir? Meskipun tidak akan berpengaruh pada kehidupan kita sehari-hari, mungkin ada implikasi serius untuk teknologi seperti satelit GPS, telepon pintar, komputer, dan jaringan komunikasi, yang semuanya bergantung pada sistem waktu yang sangat akurat. 

Tetapi masalah seperti itu pada akhirnya dapat diatasi, mungkin hanya dengan mengurangi satu detik kabisat daripada menambahkan satu.

Tenun Engku Putri Membawa Cerita Melayu ke Pentas Dunia

Jadi tidak, kita tidak perlu khawatir, kecuali pemendekan hari tersebut disebabkan oleh aktivitas manusia.(*/emr)

Redaksi

Recent Posts

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

AriraNews.com, Batam - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution terus memperkuat perannya…

2 jam ago

Hadapi Tiga Persoalan Besar Batam, Amsakar Minta Dukungan Mubaligh

AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan penanganan persoalan air baku, sampah, dan…

9 jam ago

Australia Lirik Potensi Natuna, Sektor Perikanan dan Pariwisata Jadi Peluang Kerja Sama

Natuna, Ariranews.com – Potensi perikanan, pariwisata, dan kemaritiman Kabupaten Natuna menjadi perhatian dalam penjajakan peluang…

13 jam ago

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mendorong solusi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan…

1 hari ago

Bawa, Kirim Hewan dan Tumbuhan Antar Wilayah Wajib Lapor Karantina

AriraNews.com, Batam – Kepatuhan menjadi kunci dalam memastikan penyelenggaraan karantina berjalan efektif. Memahami aturan, memenuhi…

1 hari ago

‎Bantuan Sembako Presiden Tiba di Anambas, Bupati Aneng Dorong Penyaluran Secara Merata

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga…

1 hari ago