Batam

Bahas Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Komisi II DPRD Batam RDP Bersama Disperindag dan Pertamina

AriraNews.com, Batam – Komisi II DPRD Batam meminta Disperindag melakukan tindakan dan juga dapat memberikan sanksi pada agen atau pangkalan gas subsidi 3 Kg apabila melanggar aturan.

“Jadi jangan hanya sanksi administratif saja. Atau di putus, lalu bisa lagi dilanjutkan,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Mangihut Rajagukguk saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT. Pertamina dan Disperindag Batam, Rabu (2/10/2024) di DPRD Batam, Batamcenter.

Ini merupakan RDP pertama yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Batam periode 2024-2029 pasca pelantikan. RDP langsung dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Batam, Safari Ramadhan.

“Kita dengar ada beberapa kendala, seperti pengangkutan, distribusi dari agen ke pangkalan, lalu ada juga indikasi mungkin agen-agen yang nakal. Ini coba kita benahi,” ujar Safari.

Li Claudia Turun Langsung ke Lapangan Sampai Malam, 29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani

Diakuinya semua pihak telah sepakat untuk mencari solusi agar kelangkaan LPG 3 kilogram tidak berulang.

Safari juga menyampaikan keyakinannya bahwa distribusi gas melon tersebut akan kembali normal dalam waktu dekat. Komisi II juga berencana melakukan sidak ke berbagai tempat, termasuk ke Pertamina, pasar, hotel, dan restoran, untuk memastikan kelancaran distribusi.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini, kita bersama-sama akan melihat bahwa distribusi gas melon ini normal kembali,” katanya.

Mangihut Rajagukguk mengatakan apabila ada pangkalan atau agen yang mencoba melakukan penyelewengan, bisa ditindak dengan tegas. Bahkan bisa terkena sanksi pidana sesuai yang diperbuat.

Selain itu, kata dia, apabila ada oknum-oknum yang mengganggu selama proses pendistribusian LPG 3 kilogram, bisa ditindak. Misalnya di pelabuhan atau diperjalanan.

“Siapa yang coba-coba mengganggu langsung laporkan ke polisi,” kata Mangihut.

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

Pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan PT Pertamina, yang memberikan penjelasan langsung mengenai permasalahan tersebut. Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat juga turut hadir.

Dalam kesempatan yang sama, Sales Branch Manager PT Pertamina, Gilang Hisyam, memastikan bahwa stok gas melon di wilayah Batam dalam kondisi aman. Selain itu, Pertamina bekerja sama dengan Disperindag Batam untuk segera menyelesaikan masalah distribusi agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.

“Kami memastikan bahwa stok gas melon aman untuk di Batam,” kata Gilang.

Pihak Pertamina dan Disperindag meyakinkan Komisi II DPRD Batam, bahwa mereka mampu menuntaskan permasalahan ini dalam waktu singkat, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan LPG 3 kilogram. (ara)

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026
Redaksi

Recent Posts

Li Claudia Turun Langsung ke Lapangan Sampai Malam, 29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani

AriraNews.com, Batam - Tak kenal lelah dan waktu bahkan sampai malam, Wakil Kepala BP Batam,…

4 jam ago

Bawa Aspirasi Natuna ke Kemendagri, Mustamin Bakri Kawal Usulan Pemekaran Dua Kecamatan

Natuna, Ariranews.com — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dari Daerah Pemilihan Natuna–Anambas, H. Mustamin…

7 jam ago

Tiga Truk Sembako Tanpa Dokumen Karantina Digagalkan Masuk Natuna

Natuna, Ariranews.com — Tim Quick Response Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai bersama Satuan Pelayanan…

8 jam ago

HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala

AriraNews.com, BATAM – Dalam rangka merangsang kreativitas, keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan rasa percaya diri…

13 jam ago

Bandara Hang Nadim Buka Rute Baru Batam–Penang Mulai 18 Oktober 2026

AriraNews.com, Batam – Konektivitas udara Batam dengan Malaysia akan semakin terbuka menyusul rencana pembukaan rute…

1 hari ago

Pasar JICA Disiapkan Jadi Pintu Masuk Buyer, Hasil Nelayan Natuna Dibidik Tembus Pasar Luar Daerah dan Luar Negeri

Natuna, Ariranews.com — Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong pembangunan Pasar JICA tidak hanya menjadi fasilitas perdagangan,…

1 hari ago