BP Batam

Amsakar-Li Claudia Letakkan Batu Pertama Landmark Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan di Bundaran Bandara Hang Nadim

Ariranews.com, Batam – BP Batam mulai membangun wajah baru Kota Batam melalui pembangunan Landmark Bundaran Bandara Hang Nadim yang kemudian diberi nama Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan YDM V. Landmark yang mengusung identitas sejarah dan budaya Melayu itu diharapkan menjadi ikon baru kota sekaligus memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi wisata dan investasi.

Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Jumat (10/7/2026) pagi. Turut hadir Pimpinan DPRD Kota Batam, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam, Kapolresta Barelang, dan jajaran Forkopimda lainnya.

Amsakar menjelaskan, nama Raja Ali Marhum Pulau Bayan YDM V dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh sejarah yang merupakan ayah dari Raja Nong Isa (Raja Isa bin Raja Ali), penguasa pertama Pulau Batam pada awal abad ke-19. Tanggal pelimpahan mandat kekuasaan Raja Nong Isa dari Kesultanan Riau-Lingga pada 18 Desember 1829 kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Batam.

“Ini sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Ali Marhum Pulau Bayan YDM V. Nama ini diambil setelah kita mendengar masukan dari berbagai pihak,” ujar Amsakar.

Amsakar Bersama Ribuan Warga Batam Rayakan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Rancangan Landmark Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan YDM V di kawasan Bundaran Bandara Hang Nadim.

Menurutnya, pembangunan Landmark tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kota agar Batam memiliki daya tarik yang semakin kuat bagi wisatawan maupun investor.

“Sesuai arahan Presiden, kota ini harus indah, bersih, dan tidak semrawut. Pembangunan bundaran ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Kota Batam lebih baik,” katanya.

Amsakar menjelaskan, desain Landmark Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan telah melalui pembahasan bersama berbagai pihak, termasuk Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Secara arsitektur, Landmark dirancang mengadopsi bentuk tanjak, penutup kepala khas Melayu, jika dilihat dari atas.

“Yang berdiri tegak itu bukan keris, melainkan tugu. Jika dilihat dari atas, bagian yang tinggi itu merupakan ujung tanjak,” jelas Amsakar didampingi Ketua LAM Kota Batam, YM H. Raja Muhammad Amin.

Sebagai penghormatan terhadap adat Melayu, kawasan Landmark juga akan dilengkapi dengan elemen tepak sirih sebagai simbol penyambutan tamu.

Wako Amsakar Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Percepat Pembangunan

Amsakar berharap pembangunan Landmark tersebut mendapat dukungan seluruh masyarakat sehingga tidak lagi memunculkan narasi yang kontraproduktif.

“Semangat kita sama, bagaimana menjadikan negeri ini semakin hebat. Desain ini juga mendukung terwujudnya Batam Bandar Madani yang inovatif, berkelanjutan, berbudaya, sekaligus menjadi destinasi pariwisata terdepan di Indonesia sesuai visi kami,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan Landmark tidak menggunakan dana APBN maupun APBD, melainkan sepenuhnya berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Alhamdulillah, ada kepedulian dan partisipasi teman-teman pengusaha,” katanya.

Amsakar belum merinci nilai investasi pembangunan tersebut karena perhitungan baru akan dilakukan setelah proyek selesai dan diserahkan kepada pemerintah untuk dicatat sebagai aset daerah.

Pembukaan Munas VIII HPI 2026 di Batam Berlangsung Meriah, Peserta Kenakan Pakaian Adat Nusantara

Pembangunan ditargetkan berlangsung sekitar satu tahun dan diharapkan rampung pada awal Semester I Tahun 2027.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Batam yang telah berpartisipasi melalui program CSR untuk mendukung pembangunan di Batam termasuk Landmark yang akan dibangun tersebut.

Menurutnya, BP Batam juga telah menyiapkan rencana pembangunan Landmark di sejumlah bundaran lainnya sebagai bagian dari penataan wajah Kota Batam.

“Selanjutnya kami berencana membangun di Bundaran Barelang. Rencananya pembangunan tersebut juga akan didukung melalui dana CSR perusahaan, salah satunya Batamindo,” ujar Li Claudia.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Amsakar Bersama Ribuan Warga Batam Rayakan Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

AriraNews.com, Batam – Kemenangan Tim Nasional Indonesia atas Thailand pada final FIFA ASEAN Cup disambut…

3 jam ago

Wako Amsakar Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Percepat Pembangunan

AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk…

3 jam ago

CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi, Permudah Kelola Keuangan hingga Kejar Mimpi

AriraNews.com, JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) meluncurkan OCTO untuk Pejuang Mimpi,…

4 jam ago

Bupati Aneng Ikuti Senam dan Jalan Santai di MEB Day, UMKM Turut Dapat Perhatian‎

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H.,…

4 jam ago

Upacara HUT ke-81 TNI di Lanal Tarempa, Bupati Aneng Beri Apresiasi untuk Para Prajurit

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri…

4 jam ago

Perkuat Kesehatan Generasi Muda, Bupati Aneng Dorong Aksi Bergizi Berkelanjutan di Sekolah

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri…

4 jam ago