Konvensi Nasional Media Massa HPN 2022, Transformasi Digital Tak Bisa Dibendung

Avatar photo

AriraNews.com, KENDARI – Konvensi Nasional Media Massa di HPN 2022, berlangsung di Hotel Claro, Kendari, Selasa (8/2/2022) pagi.

Konvensi mengambil tema, “Membangun Model Media Massa Yang Berkelanjutan”. Selain dihadiri secara langsung oleh ratusan peserta, konvensi juga berlangsung secara daring.

PWI Kepri hadir dalam Konvensi Nasional Media Massa di HPN Kendari.

Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim yang hadir dengan beberapa anggota PWI Kepri mengatakan, dalam konvensi tersebut narasumber yang dihadirkan berbagi pengalaman dalam membangun media massa ke depan di tengah kuatnya pengaruh platform global dan cara bertahan di massa pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada ekonomi global.

BACA JUGA:  Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Andalan

“Saat ini mau tak mau media harus beradaptasi dengan platform digital, berkreasi, namun, tetap mempertahan konten yang berkualitas dengan kaedah-kaedah jurnalistik yang berkualitas,” kata Candra.

Sementara, Chairul Tanjung, pimpinan CT Corp, yang jadi salah seorang pembicara menegaskan, transformasi digital tak dapat dibendung lagi. Bahkan pandemi Covid-19 telah mempercepat transformasi tersebut. Bahkan menurutnya grup medianya sendiri tak siap menghadapinya karena.

BACA JUGA:  HKI Buka Kantor Perwakilan di Shenzhen China, Permudah Investasi Global ke Kawasan Industri Indonesia

“Banyak tak siap. Banyak industri pers berupaya bertransformasi tapi tak berhasil karena 100 berbeda,” ungkapnya.

Dikatakannya, masuk ke industri digital memang mudah. Namun, tak mudah merebut pasarnya. Apalagi berubahnya demografi di Indonesia yang berdampak pada perilaku pasar saat ini.

“Media yang mampu mengakomodir generasi melenial merekalah yang akan jadi pemenang,” kata CT memberikan catatan.

BACA JUGA:  BBM Industri Melonjak, HIPKI Nilai HPM Tak Lagi Sesuai Realitas dan Minta Kembali ke Harga Mulut Tambang

Dalam Konvensi Nasional Media Massa tersebut menghadirkan beberapa orang pembicara. Menkopolhukam, Mahfud MD selaku pembicara utama atau keynote speaker hadir secara daring.(emr)