Ariranews.com, Natuna – Menembus luasnya Laut Natuna, KN SAR Sasikirana 245 membawa misi kemanusiaan menuju Pulau Serasan dengan mengangkut sekitar 100 orang dari berbagai instansi, Rabu (22/4/2026). Pelayaran ini bukan sekadar perjalanan laut biasa, melainkan upaya menghadirkan pelayanan langsung bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Berangkat dari Pelabuhan Penagi sejak pukul 06.30 WIB, kapal tersebut menempuh jarak sekitar 90 hingga 100 mil dengan waktu perjalanan kurang lebih tujuh jam. Di balik pelayaran panjang itu, tersimpan semangat kolaborasi lintas instansi yang bersatu dalam satu tujuan, yakni memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Serasan.
Di atas geladak, beragam seragam tampak berpadu. Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) beserta jajaran, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Komandan Lanal Ranai, Kodim 0318/Natuna, hingga unsur BMKG, BPN, dan tim SAR Natuna turut ambil bagian. Kehadiran mereka menjadi simbol sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terluar.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian lintas sektor yang diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami menghadirkan layanan pengobatan dan pemeriksaan gratis, serta aksi bersih pantai yang dijadwalkan berlangsung besok pagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga membawa nilai edukasi dan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara instansi dan masyarakat di Pulau Serasan,” tambahnya.
Kegiatan bakti sosial terpadu ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Lanud RSA, Lanal Ranai, Kodim 0318/Natuna, Kejari Natuna, Basarnas, BPN, RRI, BMKG, Pertamina, hingga sektor swasta seperti Adiwana Jelita Sejuba dan Natuna Dive Resort. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang menyeluruh di wilayah kepulauan.
Di tengah bentangan laut yang luas, pelayaran KN SAR Sasikirana 245 membawa lebih dari sekadar rombongan. Kapal ini juga membawa harapan, bahwa kehadiran negara dan berbagai elemen masyarakat dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri.
(Dod)








