Natuna  

TMMD ke-123 Hadir untuk Warga Natuna, Bangun Jalan hingga Berikan Penyuluhan

Avatar photo
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 kembali digelar di Desa Selemam, Kabupaten Natuna.

AriraNews.com, Natuna – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 kembali digelar di Desa Selemam, Kabupaten Natuna. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komandan Kodim 0318/Natuna, Kolonel Inf Andri Hadiyanto, M.Han., yang diwakili oleh Pasi Ter Kodim 0318/Natuna, Lettu Eriksson Sinurat, menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah terpencil sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Natuna Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

“Kegiatan mensejahterakan masyarakat melalui TMMD bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bukti nyata kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan nasional serta pertahanan wilayah,” ujar Lettu Eriksson Sinurat pada Selasa (25/2/2025).

Pelaksanaan TMMD yang berlangsung dari 19 Februari hingga 20 Maret 2025 ini melibatkan prajurit TNI dari tiga matra—AD, AL, dan AU—serta personel Polri, Pemkab Natuna, dan berbagai instansi terkait. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menanamkan semangat gotong-royong dalam masyarakat.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kinerja, Kejari Natuna Kukuhkan Pejabat Struktural

“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan. Semangat gotong-royong benar-benar terasa, di mana TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu untuk kemajuan bersama,” tambahnya.

Wilayah Desa Selemam yang mayoritas dihuni oleh masyarakat Melayu dengan mata pencaharian sebagai petani dan pekerja serabutan menjadi sasaran program ini. Dengan kondisi perekonomian yang fluktuatif, kehadiran TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui infrastruktur yang lebih baik serta program penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan wawasan kebangsaan.

BACA JUGA:  Danlanud RSA Tekankan Disiplin Kebersihan, Program ASRI Diperkuat

TMMD juga merupakan gerakan lintas sektoral yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kementerian, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Semangat gotong-royong menjadi kunci utama dalam pemerataan pembangunan dan penguatan ketahanan nasional, terutama di wilayah terluar seperti Natuna.

“Dengan semangat gotong-royong, TMMD bukan hanya membangun desa, tapi juga membangun jiwa kebersamaan untuk Indonesia yang lebih maju dan kuat,” pungkas Eriksson Sinurat. (dod)