AriraNews.com, Batam – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam mencatat realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dalam semester I mencapai Rp8,73 triliun.
Investasi ini dari berbagai sektor. Di antaranya industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam. Selain itu, industri kimia dan farmasi serta industri barang dari kulit dan alas kaki.
“Sektor tersebut merupakan perpaduan dari PMA dan PMDN pada semester satu tahun ini,” ungkap Kepala DPMPTSP Kota Batam Reza Khadafi, Jum’at (13/9/2024).
Reza mengatakan DPMPTSP saat ini memperluas jam layanan di hari Sabtu. Langkah tersebut diambil setelah menerima keluhan dari banyak pekerja yang harus mengorbankan jam kerja mereka untuk urusan administrasi.
“Mulai saat ini, pelayanan akan dibuka pada hari Sabtu, bekerja sama dengan BP Batam untuk menyediakan layanan setengah hari,” kata Reza.
Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batam, Kepulauan Riau meluncurkan layanan konsultasi digital bernama “Sultan”.
Layanan tersebut memungkinkan masyarakat untuk melakukan konsultasi perizinan melalui media sosial dan platform digital tanpa harus datang langsung ke kantor atau Mal Pelayanan Publik (MPP).(ara)









