Pengembangan Rempang Akan Beri Spillover Effect ke Kawasan Lain di Kepri

Avatar photo
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi saat rapat bersama Menkoperekonomian, Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

AriraNews.com, Batam – Seiring pengembangan Rempang Eco-City yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tahun 2023, rencana ini bakal memberikan spillover effect kepada kawasan – kawasan lain di Kepri. Jika pertumbuhan Rempang dan Batam meningkat, kabupaten/kota lain akan ikut tumbuh perekonomiannya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, rencana Pengembangan Kawasan Pulau Rempang ini diharapkan dapat berjalan sesuai target. Selain akan memberikan spillover effect kepada kawasan – kawasan lain di sekitarnya, letak Pulau Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

BACA JUGA:  BBM Industri Melonjak, HIPKI Nilai HPM Tak Lagi Sesuai Realitas dan Minta Kembali ke Harga Mulut Tambang

“Hal ini didukung juga dengan pelaksanaan kerja sama ekonomi Sub regional IMT-GT untuk mendukung pengembangan Batam sebagai Green City,” kata Airlangga.

Pembangunan kawasan ini diharapkan dapat menunjukkan daya saing Kawasan Strategis Ekonomi Indonesia yang semakin menguat dan mendukung produktivitas ekonomi di negara ASEAN lainnya.

Airlangga menambahkan, rencana investasi tersebut diharapkan dapat menjadi katalis dalam upaya percepatan implementasi investasi di KPBPB Batam, Bintan, dan Karimun.

BACA JUGA:  Perkuat Wawasan Geostrategis, Amsakar Achmad Jadi Narasumber Pasis Seskoau Angkatan 64 di Batam

“Selain itu, investasi ini diharapkan dapat memicu kembali semangat pertumbuhan ekonomi dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antar lembaga terkait,” ujarnya.(*/ski)