AriraNews.com, Batam – Bank Indonesia Kepulauan Riau (BI Kepri) berhasil memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sekaligus, Kamis (25/8/2023) siang. Pertama rekor Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di Pulau Terbanyak dan kedua rekor Replika Dapur Arang dari Rangkaian Luti Gendang Terbanyak.
Piagam MURI diberikan oleh Senior Customer Relation Manager MURI, Andre Purwandono kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Suryono serta pada Pemerintah Kota Batam, yang diterima Sekda Batam, Jefridin dalam kegiatan Bahanakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah di Kepri (Bahari Kepri) 2023 yang digelar di lingkungan Pesantren An Ni’mah, Kampung Tua Dapur 12, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kamis siang.
Bersinergi dengan Dinas Pendidikan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, edukasi diselenggarakan secara serentak dan disiarkan dari 120 titik lokasi sekolah di 7 (tujuh) kabupaten/kota se-Kepri.



Melalui edukasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenal Rupiah tidak hanya terbatas sebagai alat pembayaran, namun juga sebagai simbol identitas dan kedaulatan negara yang memuat perjalanan sejarah, keragaman budaya, serta kekayaan bangsa.
Sedangkan rekor Replika Dapur Arang dari Rangkaian Luti Gendang Terbanyak,
sejalan dengan semangat untuk meningkatkan kebanggaan terhadap budaya Tanah Air. Bank Indonesia Kepri berupaya kembali memperkenalkan dapur arang kepada masyarakat melalui pemecahan rekor MURI tersebut. Tercatat sejumlah 6.666 luti gendang yang merupakan makanan khas Kepri dirangkai menjadi replika bangunan dapur arang.



Dapur arang sendiri dahulu dimanfaatkan masyarakat untuk memproduksi arang untuk kemudian diekspor ke Singapura. Melalui pemecahan rekor tersebut, Bank Indonesia Kepri berharap sejarah terkait aktivitas ekonomi masyarakat Kota Batam dapat terlestarikan dengan baik. Selain itu, pemilihan luti gendang sebagai bahan untuk menyusun replika dapur arang diharapkan dapat mempromosikan produk kuliner khas Kepri ke tingkat nasional.(ara)








