Batam  

Sudah Teruji, Wagub Marlin Beri Ibu-ibu BKMT Kiat Melatih Mental agar Selalu Kuat

Avatar photo
SAYANG IBU- Wagub Marlin, meladeni permintaan foto bersama di sela menghadiri Pembinaan Ketahanan Mental Agama, BKMT Kota Batam, di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Plamo Garden, Batamcenter, akhir pekan lalu.

AriraNews.com, Batam – Selain fisik, kesehatan mental juga sangat penting dijaga, sehingga tak mudah mengalami stres, bahkan depresi. Terlebih lagi ketahanan mental dalam agama.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, memberi kiat menguatkan mental di sela menghadiri Pembinaan Ketahanan Mental Agama, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Batam di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Plamo Garden, Batamcenter, akhir pekan lalu.

BACA JUGA:  Permata Seni Budaya Singapura Bawa Semangat Pelestarian Budaya Melayu ke Kenduri Seni Melayu 2026

“Tanamkan tekad yang kuat. Tidak ada kata terlambat dalam diri kita. Terlebih untuk hal-hal baik. Semangat terus dengan majelis ilmu,” terangnya di depan ratusan jamaah BKMT se-Kota Batam yang memenuhi ruang pertemuan di tengah hujan yang mengguyur tersebut.

Marlin berpesan, program dan kegiatan untuk ketahanan mental agama semacam ini harus terus dilaksanakan. Apalagi di tengah gempuran masuknya beragam budaya dari luar melalui kemajuan teknologi informasi.

BACA JUGA:  BI Kepri: Konsumsi Rumah Tangga Perlu Ditingkatkan untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

“Semoga dengan ketahanan mental agama kita kuatkan, kita selamat dunia akhirat,” kata Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam ini.

Terakhir Marlin berpesan kepada semua, ahar terus menjaga ukhuwah, kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Sebab semuanya itu akan memberi dampak bagi kelancaran pembangunan.

“Jangan mudah terpecah belah. Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah,” kata Marlin.

BACA JUGA:  Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Siap Manjakan Lidah Pengunjung

Dengan menjaga kebersamaan, lanjutnya, juga akan memperkuat kerja sama untuk banyak hal positif. Karena, kolaborasi dan kegotongroyongan selalu membawa hasil-hasil yang baik.

“Jangan one man show. Kita harus bekerja sama, tentunya ada yang menjadi leader dan bertanggung jawab,” kata Marlin.(ski)