Telkom Mulai Bangun Data Center di Batam, Berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate

Avatar photo
Persiapan groudbreaking NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Kabil, Batam, Kepri, Rabu (21/12/2022) siang.

AriraNews.com, Batam – Telkom melakukan Ground Breaking NeutraDC Hyperscale Data Center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate, Kabil, Batam, Kepri, Rabu (21/12/2022) siang. Rencananya ground breaking tersebut akan dihadiri Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah serta jajaran direksi Telkom lainnya.

Akan dibangunnya Data Center Telkom di Batam sebelumnya sudah diungkapkan Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dalam kegiatan Breakfast with Telkom: Facing 2023 with Strong Fundamental pada Rabu (7/12/2022) di Telkom Landmark Tower Jakarta.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Wakaf Qur'an BWI Batam Dimulai

Pembangunan Data Center kata Ririek merupakan salah satu bagian dari lima strategi utama perusahaan dalam menghadapi tantangan tahun 2023 mendatang. Tujuannya memaksimalkan peluang, meningkatkan daya saing, dan value creation. Dan Data Center di Batam diproyeksikan untuk melayani permintaan data center yang masih cukup besar dari pasar Singapura.

Sebelumnya, pada Senin (12/12/2022) lalu, NeutraDC anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco telah juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini mencakup penggunaan Data Center untuk Cisco Platform Mobile IoT (Control Center) dan pengembangan lebih lanjut terkait infrastruktur jaringan Data Center Telkom menggunakan teknologi Software Define Network (SDN) serta membantu dalam percepatan adaptasi teknologi 5G dan digitalisasi di Indonesia dan wilayah ASEAN.

BACA JUGA:  Demi Investasi dan Penataan, Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Sejalan dengan arahan Menteri BUMN RI, Telkom sebagai tulang punggung digitalisasi di Indonesia turut berupaya untuk membantu percepatan digitalisasi di dalam negeri hingga ke wilayah ASEAN. Kemitraan antara NeutraDC dan Cisco bertujuan untuk memberikan manfaat layanan IoT dan teknologi Software Define Network (SDN) untuk dapat digunakan oleh masyarakat.

Platform IOT Control Center Cisco akan tersedia pada fasilitas data center NeutraDC yang berlokasi di wilayah Asia Pasifik dengan perkiraan kapasitas 5 juta koneksi. Lebih dari itu, kemitraan ini juga akan memacu lebih banyak pengembangan layanan Internet of Things (IoT) untuk bisnis di seluruh industri service provider di Indonesia termasuk Telkomsel yang telah memberikan layanan digital IoT Control Center untuk pelanggan perusahaannya.(ara)

BACA JUGA:  HUT ke-18 ASSPI: Realitas Mengabdi Bagi Negeri