Headline

Kapal Pengakut TKI Cuma Butuh Waktu 20 Menit ke Malaysia, Irjen Johni Asadoma: Kapal Pol Air Tak Mampu Mengejar

AriraNews.com, Batam – Usai menggelar rapat sehari sebelumnya di Mapolda Kepri, Satgas Misi Kemanusian Internasional meninjau langsung pelabuhan dan melihat kapal yang digunakan untuk membawa TKI ilegal ke Malaysia di Pelabuhan Gentong Bintan dan Pelabuhan Sagara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Rabu (29/12/2021).

Peninjauan dipimpin langsung oleh Kepala Operasi Misi Irjen Pol Johni Asadoma, didampingi Kasatgas Misi Brigjen Pol. Krishna Murti beserta tim, Pejabat Utama Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, dan Kapolres Bintan.

Kapal pengangkut TKI ilegal yang ditemukan di salah satu pelabuhan di Bintan.

Usai meninjau, Irjen Pol Johni Asadoma kaget melihat kapal yang digunakan untuk mengangkut TKI ilegal tersebut. Pasalnya, jauh dari layak. Diungkapkan Johni ada 6 unit kapal yang saat ini disita oleh Polda Kepri.

“Kapal jenis ini didesain khusus untuk mengangkut PMI (Pekerja Migran Indonesia) ilegal dan dapat kita lihat ini tidak sesuai dengan kapal yang digunakan untuk mengangkut orang. Kapal dengan sebesar ini dapat membawa 100 orang dengan menggunakan mesin 200 PK sebanyak 4 unit sehingga kecepatannya sangat tinggi, kapal ini berangkat dari Bintan menuju Johor Bahru hanya memerlukan waktu 20 hingga maksimal 30 menit, sehingga kapal-kapal Pol Air kita tidak mampu untuk mengejarnya. Untuk kapal yang digunakan untuk penyeberangan dan terjadi kecelakaan hingga terbalik saat ini ditahan oleh otoritas Malaysia di Johor Bahru,″ ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu siang.

Dia juga mengatakan dari penyidikan dan penyelidikan sementara sudah mengarah kepada pelaku-pelaku atau mereka yang terlibat di dalam penyelundupan Pekerja Migran TKI ielgal tersebut.

“Bukti-bukti dan fakta-fakta sudah cukup kuat namun kita perlu lagi mengadakan investigasi lebih dalam menyangkut saksi-saksi dan korban yang sebagian masih berada di Malaysia,″ kata Johni Asadoma.(emr)

Redaksi

Recent Posts

PERDESTI Kepri Gelar Simposium Estetika Medis di Batam, Dorong Inovasi Berkelanjutan

AriraNews.com, Batam - Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (PERDESTI) Kepulauan Riau akan menggelar kegiatan ilmiah bertajuk…

3 jam ago

Zamis, Rising Star Jazz Batam, Siap Pukau Panggung International Jazz Day 2026

AriraNews.com, Batam - Perayaan International Jazz Day 2026 di Batam kembali menegaskan posisi kota ini…

3 jam ago

Reses Taba Iskandar di Kavling Seraya Sambau Penuh Nostalgia, Warga Curhat Serasa ke Saudara Sendiri

AriraNews.com, Batam - Reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, SH, MH, MSI,…

13 jam ago

Bukan Pendaratan Darurat, Ini Penyebab Tertundanya Keberangkatan JCH Kloter 5 Batam

AriraNews.com, Batam - Keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 5 Embarkasi Batam mengalami penundaan dari…

18 jam ago

Inspektorat Batam Kenalkan Nilai-nilai Integritas ke Siswa SMP Lewat Film & Game

AriraNews.com, TIBAN - Siswa SMPN Batam menyambut antusias Penyuluhan Nilai-nilai Integritas, yang digelar Inspektorat Daerah…

19 jam ago

Lantik Pengurus FPK 2025-2030, Bupati Iskandarsyah Tekankan Harmoni Jadi Kunci Investasi Karimun

Karimun, ariranews.com– Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun periode 2025-2030 resmi dilantik di Gedung…

1 hari ago