Panen Raya Jagung, Strategi Desa Batu Gajah Jaga Pangan dan Tingkatkan Pendapatan Petani

Foto bersama seusai panen raya.

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Desa Batu Gajah bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Mandiri menggelar Panen Raya Jagung dan Bazar Jagung Manis, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret desa dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Panen raya yang berlangsung di lahan pertanian Desa Batu Gajah tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian desa mampu menjadi penopang ekonomi warga jika dikelola secara terencana dan berkelanjutan.

Program ini juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Natuna.


BACA JUGA:   Pulau Sambok Makin Siap Jadi Destinasi Wisata, Bupati Natuna Fokus Pengembangan Infrastruktur dan Pendidikan

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Khaidir, yang mewakili pemerintah daerah, Camat Bunguran Timur Syuparman serta perwakilan dinas terkait.

Dalam sambutannya, Asisten I Khaidir mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Batu Gajah dan BUMDes Mitra Mandiri yang dinilai mampu menerjemahkan program ketahanan pangan ke dalam aksi nyata di tingkat desa.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari desa. Panen raya ini membuktikan bahwa desa memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus mendukung penguatan sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi desa,” ujar Khaidir.

BACA JUGA:   Investasi Asing Naik 48,5 Persen, Kepala BP Batam Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Daerah Meningkat

Selain panen raya, kegiatan ini juga dirangkai dengan Bazar Jagung Manis yang menampilkan hasil pertanian lokal. Bazar tersebut menjadi ruang pemasaran langsung bagi petani untuk meningkatkan nilai tambah produk serta memperpendek rantai distribusi hasil pertanian.

Kepala Desa Batu Gajah, Kurniawan, mengatakan keberhasilan panen jagung tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara petani, pemerintah desa, BUMDes, serta dukungan pendampingan dari pemerintah daerah.

“Kami tidak hanya menargetkan hasil panen, tetapi juga keberlanjutan. Jagung menjadi salah satu komoditas unggulan desa yang mampu menopang ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” kata Kurniawan.

BACA JUGA:   Bagikan Sembako Malam Hari, Kapolda Kepri Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

Sementara itu, BUMDes Mitra Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian desa, mulai dari perluasan lahan tanam, peningkatan produktivitas, hingga penguatan akses pasar. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian desa yang mandiri dan berdaya saing.

Melalui penguatan sektor pertanian berbasis BUMDes, Desa Batu Gajah diproyeksikan menjadi salah satu contoh desa yang mampu mengintegrasikan ketahanan pangan dengan pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Dod)