Headline

Alami Sakit, Seorang Warga Meninggal Saat Pembongkaran Pasar Induk Jodoh

Ariranews.com, Batam – Baru sekitar dua jam berlangsung proses pembongkaran Pasar Induk Jodoh, Senin (26/7/2021) siang terhenti. Pasalnya, salah seorang warga yang tinggal di bekas gedung pasar tersebut meninggal dunia. Dikabarkan wanita yang meninggal dunia tersebut alami sakit keras.

Mengetahui salah seorang warga meninggal, beberapa ibu-ibu pun emosi dan melempari petugas dengan batu. Begitu juga dengan beberapa orang pria yang diduga keluarga juga ikut emosi dan membentak-bentak petugas. Mereka meminta petugas menghentikan pembongkaran pasar. Petugas kemudian berusaha menenangkan warga dan sementara menghentikan pembongkaran.

Sebelumnya, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan usai dibongkar dan dibersihkan di lokasi yang sama akan dibangun kembali pasar rakyat yang lebih modern.

“Nanti di lokasi yang sama akan dibangun Pasar Induk dengan bangunan lima lantai,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau, sebelum pembongkaran.

Dikatakannya Gustian, pembongkaran bangunan Pasar Induk Jodoh tersebut sudah molor dari jadwal.

“Sesuai skedul seharusnya bulan Maret lalu,” ungkapnya.

Jika molor lagi lanjutnya maka proses pembangunan pasar juga ikut molor.

“Yang akan melakukan pembangunan pamerintah pusat dan sudah ada pemenang tendernya. Tahun depan akan langsung dimulai pembangunan dan selesai dalam jangka waktu dua tahun. Jika tak dibersihkan kapan dibangun,” ungkapnya.

Nantinya kata Gustian, Pasar Induk Jodoh akan menjadi sentra perdagangan sembako Batam. Di bangunan lima lantai tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas termasuk masjid yang akan di tempatkan di lantai paling atas.

Terkait warga yang tinggal di lokasi ungkapnya sudah diperingatkan untuk segera pindah.

“Setahun lalu seharusnya sudah kosong, tapi tetap ada yang tinggal di sana. Padahal berbahaya karena bangunan sudah tua dan rawan ambruk. Sebelum pembongkaran kali ini pun sudah kita kasih surat peringatan 1, 2, 3,” ungkapnya.

Rencananya pembangunan pasar akan mulai dibangun awal tahun 2022 mendatang dan akan berlangsung selama dua tahun. Nantinya setelah jadi maka pasar akan ditempati oleh pedagang yang saat ini berjualan di Tos 3000 Jodoh, Jodoh Boulevard, dan sekitarnya yang saat ini berjualan di jalan di kawasan tersebut.

“Dari data 2018 ada sekitar 1800-an pedagang yang akan pindah ke Pasar Induk Jodoh yang baru nanti,” kata Gustian.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Air Bersih Keruh di Tiban Akibat Interkoneksi Pipa, Ariastuty Sirait: ABHi Telah Lakukan Flushing Bertahap

AriraNews.com, Batam - BP Batam angkat bicara atas keluhan masyarakat soal kondisi air bersih yang…

12 jam ago

SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni, Rudi Panjaitan: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan calon peserta didik yang belum memiliki Kartu…

15 jam ago

Batam Pertahankan Opini WTP ke-14 Berturut-turut dari BPK, Li Claudia: Bukti Komitmen Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

AriraNews.com, BATAM — Konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kembali mendapat…

15 jam ago

Volume Peti Kemas Direct Call di TPK Batu Ampar Tembus 58 Ribu TEUs, Batam Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

AriraNews.com, Batam - Kinerja layanan direct call internasional di Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar,…

16 jam ago

Satnarkoba Polres Barelang Sita 2.672 Vape Mengandung Narkoba Senilai Rp 8 Miliar

AriraNews.com, BATAM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang mengungkap peredaran vape mengandung Narkoba. Sebanyak 2.672…

1 hari ago

Polresta Barelang Tangkap RS Pelaku Ujaran Kebencian di Batam, Terancam Tiga Tahun Penjara

AriraNews.com, Batam – RS, pelaku ujaran kebencian di media sosial Facebook diamankan Satuan Reserse Kriminal…

1 hari ago