Kawasan Panbil Dicanangkan Kawasan Bersih Narkoba, Ansar Ahmad: Jadi Contoh Kawasan Industri Lain

Avatar photo
Dari kanan: Corporate Legal Panbil Group, Jeremia Purba, Kepala BNN Kepri, Brigjen Pol. Henry Parlinggoman Simanjuntak, Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri, Irjen Pol. Aris Budiman.

AriraNews.com, Batam – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengapresiasi dicanangkannya Kawasan Industri Panbil sebagai Kawasan Bersih Narkoba (Bersinar). Apalagi menjadi kawasan industri pertama di Indonesia yang dicanangkan sebagai Kawasan Bersinar di Indonesia. Diharapkan menjadi contoh bagi kawasan industri-industri lainnya di Kepri dan Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Ansar saat melaunching program tersebut bersama Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose di Ballroom Sisoding, Hotel Best Western Premier Panbil, Jum’at (22/7/22).

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (kanan) dan Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose usai saksikan penandatanganan kerja sama BNN Kepri dan Panbil Group.

Hadir juga dalam acara tersebut, Kapolda Kepri, Irjen Pol. Aris Budiman, Gubernur Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Kepala BNN Kepri, Brigjen Pol. Henry Parlinggoman Simanjuntak, Corporate Legal Panbil Group, Jeremia Purba yang mewakili CEO Panbil Group, Johanes Kennedy, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:   1 Nongsa Light Golf Triathlon 2021 Diundur, Pendaftaran Peserta Masih Dibuka

Dikatakan Ansar, di Kepri terdapat 400 kawasan industri dan menampung sekitar 435 ribu tenaga kerja. Kawasan industri merupakan sektor strategis yang harus dijaga, baik dari sisi keamanan, kenyamanan berinvestasi, juga dari hal-hal negatif seperti peredaran dan penyalahgunaan narkoba.



Karena tak menutup kemungkinan kata Ansar dengan banyaknya tenaga kerja yang ada di dalam kawasan industri menjadi target bagi pengedar narkoba. Jika itu terjadi maka tidak hanya merusak pribadi pemakai tapi juga merusak lingkungan kerja.

BACA JUGA:   Dari Galang hingga Bengkong, Marlin Giat Bagi-bagi Sembako Bersubsidi

“Orang yang konsumsi narkoba produktivitasnya pasti akan berkurang. Lama-lama perusahaannya juga akan mati. Sehingga kawasan industri perlu diproteksi. Salah satunya memberikan penyuluhan-penyuluhan pada karyawan,” kata Ansar.

Sebelumnya Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose menegaskan semua pihak harus menyatakan perang terhadap narkoba. Karena akan merusak generasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dia pun menyatakan senang atas keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak legalisasi ganja.

BACA JUGA:   Bea Cukai Ungkap TPPU Rokok Ilegal di Kepri, Kerugian Negara Mencapai Rp 1 Triliun

“Saya sangat berterima kasih telah dilaunching-nya program ini. Dengan hadirnya Gubernur, Kapolda, Ketua DPRD Kepri, dan Forkopimda lainnya menunjukkan komitmen kita bersama perang melawan narkoba,” kata Petrus Reinhard Golose.

Pencanangan Kawasan Panbil Bersinar ditandai dengan pembacaan deklarasi Anti Narkoba dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNP Kepulauan Riau dengan Kawasan Industri Panbil.

Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Posko P4GN di PT Shimano, PT Philips dan dormitori karyawan Kawasan Industri Panbil oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose.(emr)