Headline

2022, BP Batam Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Batam 7 Persen

AriraNews.com, BATAM – Di tengah kepanikan dan kelesuan akibat pandemi Covid-19, Usaha Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus mendorong peningkatan investasi dan berhasil mendongkrak perekonomian Batam.

Tercatat, selama tahun 2021, ekonomi Batam mengalami pertumbuhan tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dengan nilai 4,75 persen.

Angka ini bahkan lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 3,69 persen, dan Kepri sebesar 3,43 persen.

Karena kondisi itu, Batam percaya diri menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6 hingga 7 persen pada tahun 2022.

Kado Istimewa di Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

Optimisme makin tinggi setelah kondisi pandemi Covid-19 terus menurun dan pintu masuk wisatawan mancanegara dari Singapura ke Batam mulai dibuka.

Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, optimisme makin besar setelah ada beberapa MoU seperti  KPBU Bandara Hang Nadim yang dicapai sebelumnya, bisa direalisasikan mulai tahun ini.

Kehadiran dubes-dubes negara asing ke Batam untuk melihat peluang investasi di daerah itu, juga menjadi indikasi yang positif.

“Kita berangkat dari pertumbuhan ekonomi tahun 2021, walau saat itu pandemi Covid-19 meningkat. Sekarang mulai terkendali dan diharap dapat meningkatkan keinginan investor untuk masuk. Itu juga bisa dilihat dari kunjungan dubes-dubes belakangan ini,” kata Muhammad Rudi, Selasa (30/3/2022).

Daya tarik Batam sebagai daerah investasi dibuktikan dengan makin banyaknya minat negara asing untuk menjajaki investasi sejak tahun 2021. Padahal saat itu pandemi Covid-19 sedang parah-parahnya.

Pertengahan Maret 2022 saja, Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menerima kunjungan Duta Besar Denmark terkait rencana pengembangan Batam New Port, Tanjung Pinggir, Sekupang.

Hari Bakti ke-55 BP Batam, Teguhkan Komitmen Majukan Batam

Bahwa Batam memiliki nilai investasi tinggi ditunjukkan oleh Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen.

Ia mengatakan, lokasi Batam yang strategis meningkatkan optimisme sektor industri maritim.

“Pasar Indonesia, khususnya Batam, di sektor kepelabuhanan sangat besar. Begitu juga dengan potensi transhipment bila dimaksimalkan dengan baik,” kata Larsen.(***/ddr)

Redaksi

Recent Posts

Kado Istimewa di Hari Bakti ke-55, Kepala BP Batam Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026

AriraNews.com, Jakarta - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menerima penghargaan Inovasi Membangun Negeri…

3 jam ago

Bukan Sekadar Penonton, HMI Natuna Dorong Pemuda Ikut Menentukan Arah Pembangunan

NATUNA, AriraNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna mendorong pemerintah daerah melibatkan pemuda dalam…

5 jam ago

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Danlanud RSA Natuna Tekankan Patriotisme dan Empati

NATUNA, Ariranews.com – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

6 jam ago

Dari Perbatasan NKRI, Natuna Gaungkan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati

NATUNA, Ariranews.com – Semangat membangun generasi patriotik, gigih, dan berempati digaungkan dari wilayah perbatasan Negara…

6 jam ago

Cegah Gangguan Saat Agenda Penting, PLN Natuna Perkuat Pemeliharaan Jaringan

NATUNA, Ariranews.com – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna memperkuat pemeliharaan jaringan listrik untuk mengantisipasi…

21 jam ago

Hadapi Musim Utara, PELNI Perkuat Layanan Logistik untuk Natuna

NATUNA, Ariranews.com – Distribusi barang dan kebutuhan pokok ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menjadi perhatian…

22 jam ago