Kepri

Potensi Ekonomi, Biji Tempayan Natuna Mulai Menembus Pasar Antar Daerah

Natuna, Ariranews.com – Potensi ekonomi biji tempayan atau Scaphium affinis Pierre asal Kabupaten Natuna mulai menembus pasar antardaerah. Komoditas hasil hutan non-kayu yang tumbuh di sekitar kawasan Gunung Ranai tersebut kini dikirim dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pasar di sejumlah wilayah Indonesia.

Sebanyak 1.004 kilogram biji tempayan telah diperiksa Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Natuna sebelum dikirim ke daerah tujuan. Rinciannya, 500 kilogram dikirim ke Tanjungpinang, sedangkan 504 kilogram lainnya dikirim ke Sambas.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, mengatakan seluruh biji tempayan tersebut telah menjalani pemeriksaan karantina dan diterbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3).

“Betul, sudah ada pemeriksaan biji tempayan dalam jumlah besar, 500 kilogram tujuan Tanjungpinang dan 504 kilogram tujuan Sambas. Semua telah dilakukan pemeriksaan sehingga diterbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3),” ujar Hasim dalam keterangannya.

Biji tempayan merupakan salah satu hasil hutan non-kayu yang memiliki beragam manfaat. Tanaman dengan nama ilmiah Scaphium affinis Pierre ini diketahui tumbuh di sekitar Gunung Ranai dan tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Natuna.

Komoditas tersebut selama ini dikenal memiliki berbagai manfaat. Biji tempayan, antara lain, dipercaya dapat membantu meredakan radang tenggorokan, menurunkan demam ringan, serta membantu mengatasi sembelit.

Meski memiliki potensi ekonomi, setiap pengiriman biji tempayan ke luar daerah tetap wajib melalui pemeriksaan karantina. Hasim menjelaskan, komoditas tersebut termasuk media pembawa yang berpotensi membawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

OPTK merupakan organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan. Keberadaannya juga berpotensi menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

Selain itu, OPTK dapat berupa organisme yang belum terdapat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maupun organisme yang telah terdapat di sebagian wilayah Indonesia, tetapi penyebarannya ditetapkan pemerintah untuk dicegah.

Pemeriksaan karantina tersebut menjadi bagian dari upaya Karantina Kepri dalam menjaga keamanan lalu lintas komoditas tumbuhan. Langkah ini sekaligus memastikan hasil hutan non-kayu yang dikirim antardaerah memenuhi persyaratan kesehatan.

“Karantina Kepri memiliki komitmen penuh menjamin dan memastikan setiap media pembawa, baik komoditas hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya yang dilalulintaskan dalam keadaan sehat, aman, dan layak,” kata Hasim.

Menurut dia, potensi ekonomi biji tempayan perlu diiringi dengan pemenuhan standar kesehatan dan kualitas komoditas. Hal tersebut penting agar produk asal Natuna dapat diterima pasar dan memiliki peluang untuk terus dipasarkan ke berbagai daerah.

“Karena biji tempayan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, maka saat pengiriman harus dalam kondisi yang layak dan bagus. Untuk itu ada tahapan pemeriksaan untuk melihat kondisi dan kualitasnya,” tutup Hasim.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya Karantina Kepri mencegah penyebaran organisme pengganggu tumbuhan antarwilayah, sekaligus mendukung kelancaran distribusi komoditas lokal Natuna ke daerah lain.

(Dod)

Dodi

Recent Posts

Li Claudia Dengar Aspirasi Masyarakat Rempang – Galang: Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat Berorientasi Pengembangan Masa Depan Pendidikan

AriraNews.com, Batam - Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengundang Aliansi Masyarakat Rempang –…

2 jam ago

Radisson Golf & Convention Center Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

AriraNews.com, Batam – Konsistensi menghadirkan layanan premium mengantarkan Radisson Golf & Convention Center Batam meraih…

2 jam ago

Radisson Golf & Convention Center Batam Rayakan 10 Tahun dengan Fun Run 7K, Siapkan Hadiah Nginap di President Suite

AriraNews.com, Batam – Memperingati satu dekade perjalanannya, Radisson Golf & Convention Center Batam menggelar Radisson…

3 jam ago

Peringati Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud Hang Nadim Hadirkan Bazar Sembako Murah, Layanan Kesehatan Gratis hingga Beragam Kegiatan Sosial

AriraNews.com, Batam – Pangkalan TNI AU (Lanud) Hang Nadim menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka…

8 jam ago

Anak Ranting HNSI Kecamatan Siantan Terbentuk, Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

AriraNews.com, Anambas – Dalam upaya memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat desa, Dewan Pimpinan Cabang…

11 jam ago

FJP Kepri dan Batam Tourism Polytechnic Jalin Kerja Sama, Perkuat Pendidikan dan Kemajuan Pariwisata

AriraNews.com, BATAM – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan sektor pariwisata di…

16 jam ago