Oleh: Mita Harianti, Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta

Saat demam, batuk, pergi ke dokter atau beli obat di apotek mungkin urusannya bisa selesai. Tapi rindu dengan kampung halaman, tapi nun jauh di sana agak susah obatnya. Air mata pun kadang tak sadar keluar dengan sendirinya.

Sebuah pesan pun masuk di salah satu grup Whatsapp yang saya ikuti. Sebuah festival kebudayaan “Sumarak Minangkabau” akan digelar di Mall Blok M Square, Jakarta Selatan. “‘Obat’ itu pun datang,” bisikku dalam hati. Tanpa sadar aku pun memeluk bantal kegirangan. Sebagai pemanasan lagu Ayam Den Lapeh yang populer itu pun aku putar berulang kali. “Harus datang,” kataku lagi dalam hati. Agar tak bentrok dengan jadwal kuliah dan kegiatan lainnya jadwal pun aku atur sebaik mungkin.

Hari H itu tiba. Sampai di lokasi ratusan orang yang berasal dari Sumatera Barat, sudah memadati teras berlian di Mall Blok M Squarde, Jakarta Selatan. Tujuannya sama dengan aku, mengobati rindu akan kampung halaman tercinta. Apalagi bisik-bisik di lokasi acara sudah ada yang tak pulang kampung berpuluh tahun.

“Gimana rindunya orang itu ya, aku saja yang baru setahun tak pulang rindunya udah di ubun-ubun,” kataku dalam hati lagi. Untungnya acara pesta budaya Sumatera Barat dan kuliner legendaris Minangkabau ini berlangsung selama tiga hari.

Festival Sumarak Minangkabau ini diadakan oleh salah satu paguyuban Minang yaitu Muda Mudi Minangkabau. Acara dihibur oleh penampilan berbagai artis Minang seperti Upiak Isil, Rahma Santika, dan Rayola pada hari ke-3. Terdapat juga bazar kuliner khas Minangkabau, tari tradisional, dan permainan tradisional yang salah satunya ialah Randai.

Nah, usai icip-icip makanan khas Minang, aku pun menuju panggung utama yang akan menampilkan kesenian Randai. Randai merupakan permainan anak muda di Minangkabau yang dimainkan secara berkelompok. Randai menggabungkan seni lagu, musik, drama, dan silat menjadi satu penampilan. Itulah yang membuat permainan tradisional ini sangat unik dan menarik.

Penampilan Randai merupakan penampilan utama malam itu. Para pemainnya bermain apik sehingga membuat decak kagum penonton. Apalagi atraksi silatnya yang sampai membuat jantung berdetak kencang. Betapa tidak, adegan silatnya yang memakai senjata tajam berupa keris seakan pertarungan benaran. Namun, dengan keahlian pemainnya tak ada satu pun yang alami cedra. Tak hanya adegan silat yang atraktif, dalam kesenian Randai juga memberikan banyak nasehat dan falsafah-falsafah hidup. Hal itulah yang membuat orang Minang rindu akan kesenian tradisional ini dan tentunya juga menjadi obat bagi yang jauh dari kampung halaman.

Tak terasa memang, rupanya sudah dua jam lebih pertunjukan Randai tersebut digelar. Di Sumatera Barat sendiri, tradisi Randai ini masih sering dipertunjukkan pada saat acara resepsi pernikahan dan acara lainnya. Waktunya tentu lebih lama dari yang ditampilkan malam ini. Meski demikian, walau singkat sudah bisa membuat aku dan ratusan penonton lainnya pulang dengan senyuman.(mh)

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Akuntabilitas Satuan, Irkoopsau Laksanakan Wasrikkap di Natuna

Ariranews.com, Natuna – Inspektorat Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Irkoopsau) melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan…

3 jam ago

DLH Natuna Terbitkan Imbauan, Sri Panglima Siap Tindak Pedagang yang Melanggar

Ariranews.com, Natuna – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna menerbitkan surat imbauan terkait penataan dan…

14 jam ago

Danpuspomau Kunjungi Satpomau Lanud RSA Natuna, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Prajurit

Ariranews.com, Natuna – Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Daan Sulfi melaksanakan kunjungan…

16 jam ago

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

AriraNews.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International…

22 jam ago

Investasi India di Batam Tembus Rp 258,6 Miliar

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di…

23 jam ago

Dari Natuna, Danlanud RSA Ikuti Exit Briefing Pangkodau I Secara Virtual

Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

1 hari ago