Headline

Khawatir Terjadi Kerusuhan, Warga AS Antre Beli Senjata

Ariranews.com: Masyarakat Amerika berbondong-bondong membeli senjata. Pasalnya, muncul kekhawatiran akan terjadinya kekacauan usai pelantikan Joe Biden, Presiden Amerika terpilih. Biden sendiri akan dilantik pada 20 Januari mendatang.

Dilansir dari sindonews.com, Senin (18/1/2021), toko senjata di seluruh Amerika dilaporkan kewalahan melayani konsumen. Bagi para pemilik toko, permintaan senjata yang gila-gilaan ini merupakan tren yang tak biasa. Outlet-outlet sudah kehabisan amunisi dan senjata hampir habis.

Salah satu pemilik toko mengatakan kepada media lokal di Texas bahwa dia mati-matian berusaha merekrut staf untuk memenuhi permintaan.

Pakar keamanan senjata Stephen Gutowski mem-posting gambar tanda di luar toko lokalnya di Virginia yang bertuliskan; “Pada dasarnya tidak ada amunisi yang tersedia”.

Dia mengatakan masih ada antrean orang di luar toko dan di dalam tidak ada satu pun senapan pompa yang tersedia.

Laporan serupa muncul ketika ada pameran senjata. Diperkirakan 3.500 orang menghadiri pertunjukan Davenport Gun & Knife, yang diadakan di Mississippi Valley Fairgrounds, dan senjata-senjata itu diambil seperti kacang goreng.

“Kami pada dasarnya telah menjual sekitar 50 persen senjata yang kami miliki,” kata juru bicara salah satu vendor mengatakan kepada media lokal tanpa menyebutkan namanya.

Selama pertunjukan biasa, dia mengatakan bahwa mereka akan menjual sekitar 13 senjata. Tapi setelah hanya beberapa jam pertunjukan Davenport Gun & Knife pada hari Sabtu, mereka sudah menjual hampir 75.

Sementara itu, seorang pemilik toko senjata di Tyler, Texas mengatakan situasinya di luar kendali.

“Sudah 18 tahun. Saya belum pernah melihatnya seburuk ini,” kata pemilik Superior Outfitters, Austin Rohr, kepada CBS yang dilansir  news.com.au Senin (18/1/2021). “Saya biasanya mulai hanya dari 7 hingga 800 AR dan mungkin ada 10 di belakang saya sekarang.”

Itu hanya 1 persen dari inventaris normal mereka dan dia berusaha keras merekrut staf untuk memenuhi permintaan.

Dia mengatakan orang-orang yang setiap hari datang ke tokonya belum pernah memiliki senjata sebelumnya, tetapi mereka telah berubah pikiran. “Semua prediksi kami akan seperti ini selama 24 bulan ke depan,” katanya.(emr)

sumber: sindonews.com
foto: ilustrasi/CNN Indonesia

Redaksi

Recent Posts

Alumni Encik & Puan Kota Batam Meriahkan Malam Grand Final Duta Wisata 2026

AriraNews.com, Batam –Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Encik & Puan Kota Batam Tahun 2026…

3 jam ago

Komitmen TNI AU untuk Masyarakat, RSAU Lanud RSA Sasar Pelajar Natuna

Ariranews.com, Natuna – Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (RSAU) dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud Raden…

6 jam ago

Meriahnya Hardiknas 2026 di Batam, Amsakar-Li Claudia Menari Zapin Ngenang Bereng 5.120 Pelajar

AriraNews.com, Batam - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Batam berlangsung meriah dan…

22 jam ago

Gedung Baru Denpom Batam Diresmikan, Hasil Hibah Pemko Batam

AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri peresmian Gedung dan Garasi Madenpom I/6…

23 jam ago

ASPPI Bersama Mahasiswa Singapura Tanam Mangrove di Pantai Pengudang Bintan, Wujud Nyata Pariwisata Berkelanjutan

AriraNews.com, Bintan - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Cabang Bintan dan Tanjungpinang kembali menunjukkan komitmennya…

24 jam ago

Ascott Rayakan Tiga Dekade di Indonesia Melalui Kampanye “30 & Beyond”, Akses Eksklusif Nonton Langsung Chelsea FC dari ASR VIP Box

AriraNews.com, Jakarta – Tiga dekade perjalanan Ascott di Indonesia telah membawa perusahaan ini melampaui awal…

1 hari ago